Perlu Lebih Cermat Membaca Label Antioksidan

Perlu Lebih Cermat Membaca Label Antioksidan

- detikFood
Rabu, 11 Jan 2012 10:01 WIB
Foto: prostate.net
Jakarta - Bahan makanan yang mengandung antioksidan sedang jadi primadona. Banyak produk makanan ditempel dengan label antioksidan. Namun, apakah nilai antioksidan yang dibubuhkan cukup akurat? Bagaimana membaca nilai antioksidan yang benar?

Diet antioksidan berbasis O2 relatif sederhana. Tak disangka saat menghitung kalori, pelaku diet menambahkan ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity) atau kapasitas oksigen absorbansi radikal.

Jumlah ORAC mencerminkan potensi aktivitas antioksidan pada makanan, seperti yang didefinisikan oleh Departemen Pertanian AS. Misalnya buah-buahan, kacang-kacangan dan teh memiliki nilai ORAC yang tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makanan yang mengandung ORAC tidak akan selalu membuat sehat, dalam pengujian kandungan ORAC tidak memiliki standar yang pasti di seluruh industri makanan. Mereka tidak pernah membandingkan satu makanan dengan makanan lainnya, seperti cranberry dengan blueberry. Lama penyimpanan buah atau sayuran juga mempengaruhi nilai saat pengujian kandungan ORAC.

Nilai ORAC yang lebih tinggi memiliki sedikit kemungkinan bermanfaat untuk kesehatan. 'Membandingkan kapasitas antioksidan dalam tabung reaksi, yang hasilnya akan menentukan apakah mungkin atau tidak mungkin dapat bekerja di dalam tubuh', ujar ahli biokimia Barry Halliwell.

Sementara itu buah eksotis dan 'superfruits' dihargai lebih mahal. Seperti arcai, baobab dan manggis memiliki anti oksodan yang tinggi. Sebenarnya buah-buahan tersebut tidak memberikan manfaat untuk kesehatan untuk tubuh jika dibanding dengan sebuah apel yang ditanam di kebun sendiri.

Namun, biasanya orang akan lebih melihat nilai ORAC dalam iklan atau label makanan. Berdasarkan hasil riset di pasar Euromonitor International, kadar antioksidan pada makanan yang tertera pada label kemasan produk merupakan sebuah kemajuan.

(Odi/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads