Label Makanan Belum Tentu 100% Benar

Label Makanan Belum Tentu 100% Benar

- detikFood
Kamis, 29 Des 2011 12:30 WIB
Label Makanan Belum Tentu 100% Benar
Foto: indianapublicmedia.org
Jakarta - Sebagai konsumen cerdas, membaca label makanan sebelum membeli sudah jadi keharusan. Termasuk ketika memilih produk berlabel rendah lemak, rendah kalori dan rendah gula.

Label makanan ini belum berarti benar-benar aman. Bisa jadi hanya label semata atau malah mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Ada baiknya lebih kritis membaca berbagai label. Termasuk beberapa label yang banyak ditempelkan pada produk makanan ini.

1.Bebas gula

myonlinearticles.com
Karena komposisi makanan harus ditulis di label makanan, produsen sering mengurangi jumlah gula dan membuat makanan tampak rendah gula. Namun, gula pasir alami yang dikurangi penggunaannya ternyata diganti dengan pemanis buatan, yang dapat mengakibatkan perut kembung.

2.Bebas lemak

Foto: howmanycaloriesshoulddietadayinfo.com
Lemak adalah musuh bagi yang sedang berdiet. Karenanya beralih pada produk rendah lemak ataupun yang bebas lemak. Namun, mengurangi kadar lemak berdampak pada rasa makanan. Banyak produsen makanan yang menyiasatinya dengan menambahkan gula, yang sama bahayanya dengan lemak.

3.Mengandung antioksidan

Foto: organicsoul.com
Antioksidan adalah nutrisi yang sangat baik bagi tubuh,Β  bisa mencegah kanker serta penuaan dini. Yang jadi masalah, produk yang mengklaim β€œmengandung antioksidan” ternyata tidak punya definisi yang jelas. Label β€œmengandung antioksidan” mengarah pada dua arti. Pertama produk tersebut dibuat dari bahan baku yang ada kandungan antioksidannya, atau malah vitamin yang ditambahkan. Konsumsilah buah dan sayuran segar yang kaya antioksidan, yang sudah jelas kandungannya tanpa melewati proses olahan lagi.

4.Menggunakan 100% bahan natural

Foto: portwallpaper.com
Membeli makanan dengan label β€œalami” membuat konsumen merasa lebih β€œaman” daripada memilih yang tanpa label apapun. Namun jika tak ada acuan darimana label β€œalami” itu dikeluarkan, label itu tidak memiliki definisi yang pasti. Periksalah kembali komposisi bahannya, apakah mengandung pewarna dan perasa buatan, ataupun bahan pengawet.

5.Menggunakan biji-bijian

Foto: porkphat.wordpress.com
Biji-bijian mengandung mineral, serat dan energi yang baik bagi kesehatan. CekΒ  dulu, apakah ada label β€œ100% biji-bijian” yang tertera paling atas diΒ  komposisi makanan. Jika ya, berarti memang makanan tersebut mengandung bijian alami. Namun jika yang tertera seperti sedikit penjelasan tentang bijian,Β  berarti makanan tersebut tidak benar-benar mengandung biji-bijian. Hanya taktik produsen untuk mengecoh pembeli.

6.Bebas nitrate

Foto: saffronandhoney.com
Nitrate, nitrite, dan bahan pengawet lainnya tidak baik bagi tubuh dan meningkatkan resiko terkena kanker. Memilih makanan bebas nitrate biasanya menjadi solusi, namun ternyata itu tidak membebaskan konsumen dari resiko. Menghilangkan nitrate dalam pengolahan makanan membuat beberapa produsen menambahkan BHA, BHT, benzoat, sulfate dan sorbate yang sama saja.
Halaman 2 dari 7
(Odi/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads