Perusahaan Makanan Amerika Lindungi Konsumen dari Bakteri E-coli

Perusahaan Makanan Amerika Lindungi Konsumen dari Bakteri E-coli

- detikFood
Rabu, 28 Des 2011 17:26 WIB
www.nytimes.com
Jakarta - Pemerintah Amerika telah mempertimbangkan untuk mengambil langkah menjaga keamanan pangan dari bakteri E-coli. Banyak hal yang mendesak dalam menghadapi gelombang penyakit mematikan akibat E-coli yang melanda Eropa.

Sekarang, dua perusahaan besar di Amerika, Costco Wholesale dan Beef Products Inc, telah bosan menunggu pemerintah untuk bertindak. Mereka melanjutkan langkahnya dengan rencana mereka sendiri unutk melindungi pelanggan.

Pada bulan November 2011, Costco sebagai salah satu produsen makanan terbesar, diam-diam mulai menguji produk bahan makanan yang dikemas dalam kantong seperti sayuran dan buah. Mereka menguji berbagai bakteri seperti E-coli yang beracun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Keamanan Pangan Costco, Craig Wilson mengatakan, β€œKami tahu kapan harus mengambil tindakan dan tidak ada alasan untuk menunggu”. Dalam dua minggu terakhir pemasok yang memproduksi bahan makanan telah melakukan menguji makanan untuk mendeteksi wabah bakteri, dan negara Eropa juga melakukannya.

Perusahaan ini juga berencana untuk menguji semua daging sapi yang ada di gudang makanan sebelum dijual. Sebagai langkah tambahan, perusahaan juga berencana unutk meminta pemasok daging melakukan pengujian sendiri, mulai akhir musim panas ini. Sampai saat ini, industri yang memproduksi daging sapi fokus pada upaya pencegahan bakteri E-coli, yang dikenal dengan O157: H7.

Wabah penyakit berbahaya ini telah terjadi di Eropa sejak musim semi disebabkan oleh jenis bakteri E-coli yang langka yaitu O104: H4, para peneliti mengatakan bakteri E-coli jenis ini terdapat di kecambah. Selain itu, bakteri ini juga menyerang warga Jerman, sebanyak 3.900 orang terkena bakteri E-coli dan setidaknya 42 orang tewas, termasuk orang Amerika yang tinggal di Jerman.

Orang yang terinfeksi bakteri E-coli di tandai dengan diare berdarah, dan akibat yang paling parah dapat menyebabkan gagal ginjal dan kematian. Setelah 4 tahun penelitian, Departemen Pertanian Amerika Serikat selesai menyusun aturan pada bulan Januari. Semua industri makanan harus menangani β€œBig Six” E-coli pada daging sapi. Namun usulan tersebut telah terhenti di Kantor Manajemen dan Anggaran.

Seorang perwakilan dari Demokrat Connecticut, Rosa L. DeLauro, telah mengirim surat kepada Menteri Pertanian, Tom Vilsack. Mengenai keterlambatan memberikan pernyataan tentang dagig sapi yang mengandung 6 jenis bakteri E-coli beracun yang tidak layak untuk dijual.

Sejak bulan Juli produsen besar daging sapi yang memproduksi daging untuk membuat humburger, mengumumkan bahwa mereka telah memulai uji coba daging yang mengandung 6 jenis bakteri E-coli di salah satu pabrik penggiling.

Ilmuwan USDA dapat dengan cepat menentukan keberadaan 6 jenis bakteri E-coli dalam makanan. Uji ini dinamakan uji-kit dan sudah mulai dipasarkan. Uji-kit diciptakan oleh satu perusahaan bernama DuPont Qualicon dan digunakan secara luas dalam industri daging sapi. Perusahaan ini juga bekerja untuk mengembangkan tes skrining untuk wabah bakteri di Jerman.

Perusahaan makanan Costco telah menggunakan uji-kit untuk mengevaluasi bakteri pada daging sapi. Amy Smith, pemimpin DuPont Qualicon mengatakan β€œBeberapa perusahaan lain telah menggunakan kit.” Perusahaan ini bekerja untuk mengembangakn tes bakteri E-coli di Eropa.

Setiap jenis E-coli memiliki karakteristik yang berbeda. Perusahaan makanan telah melakukan berbagai tindakan untuk melindungi produk mereka dari bakteri berbahaya ini. Pengujian sebenarnya dilakukan untuk mengetahui seberapa efektifkah cara ini dilakukan untuk mengatasi bakteri mematikan itu.

(Odi/Odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads