Jujube India, Obat Alami Anti Muntah dan Diare

- detikFood Selasa, 06 Des 2011 09:57 WIB
Jakarta - Buah jujube India masih terdengar asing di telinga orang Indonesia. Sekilas tampilan dan rasa buah ini mirip apel berukuran kecil. Bentuknya bulat atau lonjong, berkulit tipis dan mengkilat. Yang matang rasanya renyah-renyah manis.

Buah yang dikenal dengan nama Jujube India (Ziziphus mauritiana Lam.) ini, mirip dengan jujube Cina (Ziziphus jujuba Mill.). Bedanya, jujube India berukuran lebih kecil dan tidak semanis jujube Cina. Selain itu, jujube India tumbuh di iklim tropis, sementara jujube Cina hanya hidup di negara beriklim sejuk.

Jujube India memiliki banyak nama. Ada yang menyebutnya kurma Cina, ada juga yang menyebutnya plum India. Orang Indonesia mengenalnya sebagai buah bidara/widara.

Jujube adalah tumbuhan semak setinggi 1.5-2 meter yang dapat tumbuh sampai setinggi 15 meter. Daun bagian atasnya berbentuk lonjong, mengkilat, dan berwarna hijau pekat. Sementara bagian bawahnya berwarna hijau nyaris putih. Bunganya kecil, berwarna kuning, dan terdiri dari lima kelopak. Tanaman ini dapat menyimpan air sehingga tetap hidup saat musim kemarau.

Buah jujube berukuran sebesar telapak tangan orang dewasa. Warna kulitnya hijau ketika masih muda, kemudian berubah menjadi kekuningan dan kemerahan jika sudah matang. Jika sudah terlalu matang kulitnya berkerut dan kehitaman. Rasa buahnya agak asam ketika masih muda, tapi menjadi manis saat sudah matang. Di bagian tengah buahnya terdapat 1-2 biji berwarna cokelat.

Buah jujube yang sudah matang dapat dikonsumsi mentah atau dicampur dalam minuman. Bisa juga dimakan dengan garam atau dibuat rujak. Buah jujube juga segar jika dibuat setup atau manisan. Selain dalam bentuk mentah, jujube sering diolah sebagai buah kering, permen, acar, dan jus.

Buah ini mengandung 30% gula, 2.5% protein, dan 12.8% karbohidrat. Jujube juga kaya akan vitamin C, vitamin A, beta karoten, dan lemak.Di India dan Cina buah ini sering dijadikan obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Misalnya luka, penyakit lambung, paru, dan demam.

Jika dicampur dengan cabai dan garam, jujube berkhasiat mengobati penyakit pencernaan dan empedu. Buah yang kering sering digunakan untuk meredakan mual dan muntah pada ibu hamil. Khasiat lainnya adalah menyembuhkan diare dan reumatik.

Daun jujube juga berguna bagi kesehatan. Di Indonesia, daun mudanya sering dibuat sayur. Khasiatnya beragam, mulai dari mengobati luka dan demam sampai mengobati asma dan penyakit hati. Daun jujube tua sering digunakan untuk pakan ternak atau ulat sutera.

Tidak hanya buah dan daunnya, bagian pohon jujube lain juga berguna. Batang pohonnya digunakan untuk kerangka perahu dan tiang rumah. Kulit kayunya menghasilkan warna kuning dan sering dijadikan pewarna tekstil. Nektar dari bunganya dapat menghasilkan madu.

Sayangnya, manfaat yang beragam dari buah ini tidak dimanfaatkan dengan baik di Indonesia. Hanya India, Cina, dan Thailand yang mengembangkannya secara komersial.

(Odi/Odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com