Sebuah studi yang dipublikasikan Journal of the American Dietetic Association, mengemukakan bahwa ngemil di antara waktu sarapan dan makan siang dapat mempengaruhi program diet. Berbda jika dibandingkan dengan ngemil di waktu lain.
Peneliti dalam studi tersebut menyatakan bahwa dorongan untuk ngemil di antara dua waktu makan tersebut bisa menjadi tanda jika makanan yang dikonsumsi waktu sarapan kurang sehat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi tersebut melibatkan 123 wanita yang kelebihan berat badan, antara usia 50 hingga 75 tahun. Dari studi tersebut diperoleh kesimpulan jika wanita yang ngemil di pagi hari, biasanya akan terus menerus ngemil sepanjang hari.
βSebenarnya, ngemil makanan sehat, segar dan bernutrisi ikut mendukung program diet. Namun perlu diperhatikan, jika dikonsumsi ketika benar-benar lapar, bukan karena lapar mata ataupun isengβ, tambah McTierman.
Kebiasaan ngemil iseng tanpa memperhatikan jenis camilan dapat berpengaruh terhadap naiknya berat badan. Ngemil buah segar, kacang-kacangan dan makanan berserat menjadi pilihan terbaik, dan menambah nutrisi. Selain itu, pencernaan yang lancar akibat buah dan serat turut pula menyukseskan program diet.
(Odi/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN