Makan banyak serat secara teratur seperti, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan padi-padian punya banyak manfaay. Tidak hanya baik untuk menjaga berat badan tetap ideal, tapi juga untuk memelihara kesehatan secara keseluruhan.
Dari hasil studi yang dilakukan di The National Institutes of Health-AARP Diet and Health Study menemukan kaitan antara pola makan tinggi serat dengan menurunnya risiko kematian.Terutama kematian akibat berbagai penyakit. Mereka juga menenukam bahwa makan lebih banyak serat bisa berefek pada usia yang lebih panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan makan banyak serat, tidak hanya penyakit jantung yang bisa dihindari, tapi juga penyakit infeksi dan gangguan pernapasan seperti radang paru. Di lain pihak, Yikyung Park, Sc. dari the National Cancer Institute, Rockville, Md., menemukan resiko kematian akibat kanker pada pria bisa dikurangi jika mereka makan banyak serat.
Pada studi terbaru yang dimuat dalam Archives of Internal Medicine, para peneliti melakukan pengamatan terhadap 388.000 orang dewasa pria dan wanita. Para responden berpartisipasi dalam riset kesehatan dan pola makan yang dilakukan oleh National Institutes of Health dan AARP. Setelah 9 tahun, sekitar 31.000 responden meninggal dunia. Dari data nasional diketahui penyebab kematian para partisipan ini, lebih banyak diesbabkan oleh kurangnya konsumsi serat.
Meski faktor risiko lain turut diperhitungkan, misalnya berat badan, kebiasaan merokok dan status kesehatan, para peneliti tetap menemukan bahwa responden yang makan banyak serat memiliki risiko kematian lebih rendah.
Makan banyak serat bermanfaat untuk menurunkan resiko pada penyakit diabetes dan jantung, terutama untuk menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, inflamasi dan kadar gula darah. Manfaat serat lainnya adalah mengikat racun dan mengeluarkannyanya secara cepat. Serat juga lamban dicerna, membuat kenyang lebih lama dan tidak mudah lapar, sehingga baik untuk mereka yang sedang menjaga berat badan.
(Rheny Wahyuningsih/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN