Senin (25/10/10) kemarin, bertempat di auditorium gedung F Departemen Pertanian Jakarta Selatan, seorang ahli gizi dan juga pakar kuliner Indonesia meluncurkan tidak hanya satu tapi tiga buah buku sekaligus. Yak, beliau adalah Tuti Soenardi seorang ahli gizi dan kuliner yang sudah terjun di dunia kuliner sejak 40 tahun silam.
Wanita kelahiran 18 Oktober ini sengaja terjun ke dunia kuliner bukan tanpa alasan. "Beliau (ibu Tuti Soenardi) sangat ingin membuat pangan lokal mendapatkan sentuhan kuliner sehingga menjadi sajian yang luar biasa," demikian tutur Ir. Mulyono Makmur. MBs, selaku kepala Badan Ketahanan Pangan dalam bincang-bincang siang kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tahun 1996, beliau mendirikan Yayasan Gizi Kuliner Jakarta, sebuah lembaga yang menaungi para ahli gizi dan pakar kuliner dan juga memberikan pendidikan gizi dan kuliner bagi masyarakat.
"Ibu Tuti juga mengetahui betul investasi besar seorang anak, bukan hanya nilai akademiknya saja tapi juga dari asupan gizi yang dikonsumsinya," ujar Dr. Amaranila Lalita Spkm, salah seorang orang tua murid di Al-Izhar ketika ditanya pendapatnya tentang Ibu Tuti Soenardi.
Ibu Tuti Soenardi yang menamatkan sekolahnya di Akademi Pendidikan Nutrisionist Bogor (Poltekkes Depkes Jakarta 2) ini telah menulis lebih dari 30 judul buku yang berhubungan dengan gizi dan juga kuliner. Tidak hanya kuliner untuk orang dewasa, tapi juga untuk para manula dan balita.
Pada kesempatan ini Tuti Soenardi meluncurkan tidak hanya satu tapi tiga buah judul buku sekaligus. Diantaranya adalah 1500 Resep Masakan Sehat untuk Bayi hingga Manula, Tuti Soenardi 40 Tahun Berkarya, dan 100 Resep Masakan Terfavorit untuk Usaha Cafe dan Resto.
Ketiga buku ini resmi diluncurkan dengan ditandai pengguntingan pita oleh DR. Bayu Krisna Murti selaku Wakil Menteri Pertanian, Prof. Dr. Meutia Edi Swasono Hatta selaku Dewan Pertimbangan Presiden RI, dan juga Ibu Linda Gumelar, selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan tak lupa Ibu Tuti Soenardi sendiri.
Ketiga buku ini diharapkan bisa memberikan informasi betapa pentingnya gizi untuk kesehatan serta kuliner yang mengemas setiap sajian masakan menjadi menarik dan enak.
(eka/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN