Saat Anda merasa lapar pasti Anda akan mencari jawabannya dengan makan. Pernahkah terpikirkan sebelumnya, kalau rasa lapar Anda bisa saja dipicu karena kurangnya waktu tidur?Β Beberapa penelitian di Amerika menemukan fakta kalau ada keterkaitan antara kurangnya jumlah tidur dalam sehari dengan bertambahnya berat badan dari waktu ke waktu.
Jumlah tidur yang kurang bisa menjadi salah satu penyebab utama obesitas. Hal ini pernah dipublikasikan di the American Journal of Clinical Nutrition. Beberapa hasil penelitian itu telah menemukan keterkaitan antara waktu tidur yang kurang dengan tingginya Body Mass Index(BMI)-ukuran berat badan yang terkait dengan tinggi biasanya digunakan untuk mengukur apakah seseorang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari pertma ke-12 peserta tidur tepat tengah malam dan bangun pukul 8 pagi. Dan pada hari selanjutnya mereka pergi tidur pukul 2 dini hari dan bangun pukul 6 pagi. Dan ke-12 peserta tadi diperbolehkan makan apa saja yang mereka suka. Dari hasil pengamatan tersebut, ditemukan sebanyak 22% kalori meningkat di hari kedua dimana jumlah tidur kurang dari 8 jam.
Mereka lebih banyak makan saat sarapan dan makan malam dibandingkan saat makan siang. Peningkatan kalori ini rata-rata mencapai 560 kalori.Β Kalau hal ini terus berlanjut selama berhari-hari, tak menutup kemungkinan Anda akan mengalami obesitas. Istirahat yang cukup tak hanya bisa mengistirahatkan otak Anda yang telah bekerja seharian tapi juga bisa membuat tubuh Anda lebih siap beraktivitas.
Nah, jika Anda tak mau berat badan bertambah setiap harinya sebaiknya kebutuhan tidur 8 jam sehari harus terpenuhi. Selain itu konsumsi makanan yang lebih sehat dan olahraga yang teratur bisa membantu Anda memiliki hidup yang berkualitas. Selamat mencoba!
(eka/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN