Siswa di Amerika Serikat diberi pretzel bertabur bubuk pembersih oven. Seorang siswa bahkan mengalami sensasi terbakar hingga pihak sekolah digugat Rp17 miliar.
Insiden mengejutkan ini terjadi di Fowler Middle School pada Oktober 2025. Saat itu, sejumlah siswa menerima pretzel yang seharusnya disajikan sebagai camilan, tetapi justru diberi taburan bahan kimia untuk pembersih oven.
Dilansir dari Dexerto (27/10/2026), bahan yang digunakan diketahui merupakan produk pembersih oven merek Alto-Shaam. Orang tua siswa baru mendapatkan pemberitahuan mengenai kejadian tersebut beberapa jam setelah makanan dibagikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keterlambatan pemberitahuan itu memicu kemarahan orang tua. Mereka kemudian meminta penjelasan kepada pihak sekolah, distrik pendidikan, hingga kepolisian mengenai penyebab insiden tersebut.
Geger! Siswa Sekolah Diberi Pretzel Bertabur Bubuk Pembersih Oven Foto: Site News |
Setelah melakukan penyelidikan, Tigard-Tualatin School District menyimpulkan bahwa kejadian itu disebabkan oleh kesalahan manusia atau human error. Kesimpulan tersebut membuat kepolisian menutup penyelidikan kasus ini.
Namun, persoalan tersebut kembali mencuat setelah salah satu keluarga siswa mengajukan gugatan hukum terhadap pihak sekolah.
Menurut dokumen pengadilan yang diperoleh KPTV, keluarga tersebut menuntut ganti rugi sebesar USD 950.220,85 atau sekitar Rp17,3 miliar.
Gugatan itu mencakup tujuh tuntutan terhadap kepala sekolah, hingga penanggung jawab dapur kantin sekolah. Beberapa di antaranya berkaitan dengan kelalaian, tanggung jawab hukum, penahanan tidak sah, serta dugaan pelanggaran hak sipil.
Geger! Siswa Sekolah Diberi Pretzel Bertabur Bubuk Pembersih Oven Foto: Site News |
Salah satu siswa yang diidentifikasi dengan inisial L.L. mengaku mengalami sensasi terbakar pada mulut dan tenggorokannya setelah memakan pretzel tersebut.
Ia juga mengalami sakit perut, nyeri dada, serta kecemasan ketika harus mengonsumsi makanan yang disediakan sekolah.
Dalam dokumen gugatan disebutkan bahwa L.L. ditempatkan di sebuah ruangan sekolah selama hampir satu jam setelah mengonsumsi pretzel tersebut.
Pihak keluarga menuduh sekolah tidak mengizinkan siswa itu menghubungi orang tuanya. Bahkan, ia disebut kembali diminta mengikuti pelajaran meskipun kondisi tubuhnya masih belum pulih. Sampai sekarang kasusnya masih bergulir dan dalam proses penyelidikan.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN