Lima merek kopi bubuk lokal ini masih eksis dengan kemasan kertas vintage yang khas. Ada yang sudah berusia seabad lebih dengan harga mulai Rp20 ribuan saja!
Kopi bubuk lokal di Indonesia memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi pencinta kopi tradisional. Jauh sebelum merek kopi modern bermunculan, sejumlah produsen kopi di Indonesia sudah menawarkan racikan kopi dengan cita rasa khas.
Beberapa merek kopi tradisional dan legendaris ini masih mempertahankan kemasan jadul berupa kertas cokelat dengan logo klasik. Usianya bahkan ada yang mencapai lebih dari satu abad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut lima kopi bubuk lokal dengan kemasan vintage yang masih bisa ditemukan hingga sekarang.
1. Kopi Sinar Baru Cap Bola Dunia
5 Kopi Bubuk Jadul dengan Kemasan Kertas Ikonik, Masih Ingat? Foto: Site Culinary/Visual |
Kopi Sinar Baru Cap Bola Dunia merupakan merek kopi bubuk legendaris asal Lampung yang sudah ada sejak 1911. Kopi ini terkenal dengan kemasan kertas cokelat yang diikat menggunakan tali rafia merah.
Desain kemasannya masih dipertahankan sejak 1930-an, meski terdapat penyesuaian pada logo dan penambahan kode batang.
Selain kemasannya yang klasik, kopi ini juga dikenal mempertahankan cita rasa aslinya. Produk Kopi Sinar Baru Cap Bola Dunia bisa dibeli melalui toko online dengan harga mulai Rp50.000 per 250 gram.
2. Kopi Cap Piala
5 Kopi Bubuk Jadul dengan Kemasan Kertas Ikonik, Masih Ingat? Foto: Site Culinary/Visual |
Bogor memiliki sejumlah merek kopi bubuk tradisional yang masih bertahan hingga sekarang. Salah satunya Kopi Cap Piala yang dikenal sebagai oleh-oleh khas Kota Hujan.
Kopi bubuk lokal ini memiliki tampilan kemasan jadul yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar kopi tradisional.
Meski belakangan semakin sulit ditemukan di toko-toko, Kopi Cap Piala masih tersedia melalui sejumlah toko online. Harganya juga cukup terjangkau, sekitar Rp21.000 untuk satu kemasan berisi 20 saset kopi yang sudah dicampur gula.
3. Kopi Cap Teko
5 Kopi Bubuk Jadul dengan Kemasan Kertas Ikonik, Masih Ingat? Foto: Site Culinary/Visual |
Kopi Cap Teko termasuk salah satu merek kopi legendaris asal Bogor yang sudah berdiri sejak 1950. Kopi ini dikenal dengan kemasan kertas jadul berukuran kecil yang masing-masing berisi 8 gram kopi bubuk.
Biasanya, Kopi Cap Teko dijual dalam kemasan plastik berisi 30 bungkus dengan harga sekitar Rp25.000.
Produk ini dipasarkan melalui jaringan penjual kembali dan sejumlah toko kopi di Bogor. Pembeli juga bisa mendatangi Toko Agus di Jalan Pedati Nomor 27, Bogor Tengah, untuk mendapatkan kopi tersebut.
4. Kopi Bis Kota
5 Kopi Bubuk Jadul dengan Kemasan Kertas Ikonik, Masih Ingat? Foto: Site Culinary/Visual |
Dikenal sebagai salah satu warisan kuliner di Jakarta, Kopi Bis Kota merupakan merek kopi legendaris asal Jakarta yang sudah dipasarkan sejak 1943. Kopi ini diproduksi Toko Sedap Jaya milik Wong Hin yang kini berada di Jalan Pintu Pasar Timur Nomor 40, Jatinegara, Jakarta Timur.
Ciri khasnya adalah kemasan kertas cokelat bergambar bus dengan nomor polisi 1943 B yang masih dipertahankan.
Kopi Bis Kota menawarkan jenis robusta dengan harga sekitar Rp70.000 per kilogram. Sementara itu, kopi arabikanya dibanderol sekitar Rp200.000 per kilogram.
5. Javaco Koffie
5 Kopi Bubuk Jadul dengan Kemasan Kertas Ikonik, Masih Ingat? Foto: Site Culinary/Visual |
Javaco Koffie menjadi salah satu merek kopi legendaris asal Bandung yang sudah berdiri sejak 1928. Toko kopinya menempati bangunan bersejarah di kawasan Jalan Kebonjati, Bandung.
Merek kopi ini masih mempertahankan kemasan kertas jadul yang memberikan kesan klasik dan berbeda dari produk kopi modern.
Pilihan kopi yang tersedia cukup beragam, mulai dari arabika, tiptop, hingga malange atau robusta. Kopi bubuk Javaco Koffie dijual dengan harga sekitar Rp35.000 per kemasan 250 gram.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)






KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN