Pembeli Nemu Kecoak di Rotinya, Pemilik Warung Malah Klaim Begini

Pembeli Nemu Kecoak di Rotinya, Pemilik Warung Malah Klaim Begini

Atiqa Rana - detikFood
Jumat, 23 Okt 2026 18:00 WIB
Pembeli Nemu Kecoak di Rotinya, Pemilik Warung Malah Klaim Begini
Foto: Theindependent.sg / Lianhae Zaobao
Jakarta -

Seorang pria melaporkan pengalaman kurang menyenangkan ketika membeli roti kukus di sebuah warung. Ia mengaku menemukan kecoak, tetapi pemilik warung mengklaim tidak temukan apa pun.

Pengalaman kurang menyenangkan sering dialami oleh pelanggan ketika makan di luar. Warung makan langganan sekalipun bisa jadi mengecewakan ketika pelanggan menemukan hal mengganjal.

Insiden seperti ini dialami oleh seorang pelanggan pria berusia 60 tahun di Singapura. Berbicara kepada Shin MIn Daily News, pelanggan yang tidak diketahui namanya ini mengungkap dirinya beli roti kukus di sebuah kedai kopi salah satu hawker stall atau pusat jajanan Singapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku mengunjungi warung tersebut sekitar dua kali sebulan, lapor theindependent.sg (21/10).

ADVERTISEMENT

Sayangnya, terakhir kali mengunjungi kedai tersebut, ia menemukan hal di luar dugaan. Pria 60 tahun ini sempat membeli roti kukus.

Ia sudah menggigit roti kukus tersebut dua kali sebelum akhirnya menyadari keberadaan seekor serangga di sana. Pria ini menemukan seekor kecoak kecil di dalam roti kukus pesanannya.

Merasa kecewa karena makanan yang dibeli mungkin terkontaminasi, pria ini akhirnya melaporkan kejadian tersebut.

Pembeli Nemu Kecoak di Rotinya, Pemilik Warung Malah Klaim BeginiBegini bukti foto yang dilampirkan oleh pelanggan pria tersebut saat menemukan kecoak di rotinya. Foto: Theindependent.sg / Lianhae Zaobao

Ia tidak menginginkan pengembalian uang, mengingat jumlah yang dibayarkan relatif murah. Namun, pria ini ingin kedai atau warung ini meningkatkan praktik kebersihannya untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Selain itu, pelanggan ini juga mencoba melaporkan kejadian tersebut di situs web Biro Pangan Singapura. Sayangnya gagal karena ketidakpahamannya tentang mekanisme pelaporan.

Ketika insiden ini ditelusuri lebih lanjut, staf yang bertugas mengklaim bahwa mereka telah meninjau rekaman CCTV dan menemukan bahwa semua proses memasak dan penyajian makanan ditangani sesuai dengan prosedur mereka.

Selain itu, pihak warung juga mencatat bahwa meja tempat roti ini diletakkan selama proses tersebut sudah cukup panas, sehingga kecil kemungkinan kecoak akan hadir di sana.

Pemilik kios juga mengklaim bahwa ia tidak mengingat kehadiran pelanggan tersebut. Pemilik juga tidak mengesampingkan kemungkinan adanya persaingan yang tidak sehat.

Dalam artian, mungkin saja ada pemilik usaha lain yang mencoba menjatuhkan kedainya dengan cara ini. Namun, tidak ada bukti yang diberikan untuk mendukung klaim ini.

Pembeli Nemu Kecoak di Rotinya, Pemilik Warung Malah Klaim Begini(Gambar hanya ilustrasi) Pria tersebut biasanya membeli roti kukus dua kali dalam sebulan. Foto: Theindependent.sg / Lianhae Zaobao

Insiden penemuan kecoak di makanan memang kerap terjadi. Sebagian restoran atau pemilik gerai mengakui kesalahan dan kelalaian mereka, tetapi tidak sedikit juga yang menolak dan justru menyalahkan pelanggan.

Salah satunya sempat terjadi di restoran Delhi, India ketika seorang pelajar menemukan kecoak kecil tergeletak di salah satu pesanan makannya. Merasa jijik dan tidak aman, pelajar anonim ini lantas protes ke pihak restoran.

Awalnya, pelajar tersebut tidak ingin membayar karena merasa kurang puas dengan makanan dan penemuan tersebut. Namun, pihak restoran tidak setuju dan menilai di setiap restoran pasti ada kecoak. Pihak restoran juga disebut malah menyalahkan pelajar ini.



(aqr/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads