Makanan dari beberapa negara ini punya makna khusus. Makanan ini dianggap sebagai simbol kesehatan, keberuntungan, hingga kemakmuran.
Makanan tak hanya hadir untuk mengenyangkan perut. Di berbagai budaya, makanan juga memiliki makna khusus yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Bentuk, warna, nama, hingga cara menyajikannya dapat dikaitkan dengan harapan tertentu. Salah satunya harapan untuk memperoleh kesehatan, umur panjang, keberuntungan, dan kemakmuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan makanan-makanan tersebut telah dianggap sebagai bagian dari tradisi. Simbolnya sebagai harapan untuk umur yang panjang dipercaya dari generasi ke generasi.
Berikut ini 5 makanan simbol panjang umur dilansir dari The Fitchen:
Mie dalam budaya China dianggap sebagai simbol panjang umur. Foto: The Fitchen |
1. Mie
Longevity noodles atau mie panjang menjadi simbol umur panjang dan kehidupan sehat dalam budaya China. Hidangan ini biasa disajikan saat ulang tahun, Imlek, dan perayaan penting lainnya.
Menu andalannya berupa mie yang dibuat sepanjang mungkin dan disantap tanpa dipotong. Bentuk mie yang panjang dipercaya menggambarkan harapan agar kehidupan seseorang juga berlangsung panjang.
Longevity noodle atau mie panjang umur bisa dibuat sendiri di rumah maupun memesannya di restoran. Resep dan penyajiannya dapat berbeda sesuai keluarga atau daerah di China.
2. Miyeokguk
Miyeokguk merupakan sup rumput laut yang identik dengan ulang tahun masyarakat Korea Selatan. Hidangan ini juga berkaitan dengan tradisi setelah seorang ibu melahirkan.
Menu andalannya berupa sup bening dengan rumput laut dan biasanya ditambahkan daging sapi. Miyeokguk dipercaya berkaitan dengan pemulihan setelah melahirkan serta penghormatan kepada ibu.
Miyeokguk disajikan dengan resep keluarga masing-masing. Hidangan ini merupakan makanan rumahan dan bagian dari tradisi, sehingga bisa ditemukan dalam berbagai versi.
3. Kuromame
Kuromame merupakan kedelai hitam manis yang menjadi bagian dari osechi ryori. Hidangan ini lazim hadir dalam perayaan Tahun Baru Jepang sebagai salah satu makanan yang memiliki makna simbolis.
Dalam bahasa Jepang, kata mame berarti kacang, tetapi juga dapat merujuk pada kondisi sehat, rajin, dan pekerja keras. Karena itu, kuromame menjadi simbol harapan agar seseorang tetap sehat dan berenergi.
Kuromame merupakan bagian dari sajian tradisional. Hidangan ini biasanya hadir bersama makanan simbolis lain dalam kotak osechi saat Tahun Baru.
Kombinasi apel dan bawang dipercaya di Iran sebagai pelindung dari penyakit agar panjang umur. Foto: The Fitchen |
4. Apel dan Bawang Putih
Masyarakat Iran memasukkan apel dan bawang putih dalam tradisi Haft-Seen saat Nowruz atau Tahun Baru Persia. Keduanya memiliki simbol berbeda dalam tradisi tersebut.
Apel melambangkan kecantikan dan kesehatan, sedangkan bawang putih dikaitkan dengan obat-obatan serta perlindungan dari penyakit. Keduanya menjadi bagian dari meja simbolis yang berisi tujuh benda.
Maknanya justru terletak pada penyusunan dan penggunaannya dalam tradisi Haft-Seen. Haft-Seen biasanya dibuat oleh setiap rumah dan keluarga secara manual.
5. Delima
Delima telah menjadi simbol kehidupan, kesuburan, kemakmuran, dan kelimpahan di Yunani sejak zaman kuno. Banyaknya biji berwarna merah membuat buah ini dikaitkan dengan melimpahnya kesempatan.
Saat Tahun Baru, ada tradisi memecahkan delima di depan pintu rumah. Biji delima yang berhamburan dipercaya membawa harapan akan kesehatan, kebahagiaan, dan keberuntungan pada tahun mendatang.
Biasanya, menjelang tahun baru penjual delima akan menjamur di Yunani. Tidak sedikit juga masyarakat Yunani yang akan mengonsumsi delima dari kebun rumahnya sendiri saat pergantian tahun baru.
Simak Video "Santai Bareng Keluarga di Rumah Makan dengan Suasana Perkampungan"
[Gambas:Video 20detik] (dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN