Sebuah makanan bisa dihargai di suatu negara, tapi di negara berbeda justru dibuang karena alasan tertentu. Kenapa ya?
Bagi para traveler, berpergian ke luar negeri tak hanya soal menghampiri tempat-tempat ikonik dan bersejarah, tapi juga berhadapan dengan sepiring hidangan asing yang mungkin sangat berbeda dengan makanan di negara asal.
Namun, menu yang dianggap istimewa di sebuah negara, bisa jadi tidak berharga di negara lain. Bahkan, di negara lain, makanan yang sama bisa jadi langsung dibuang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, makanan apa saja yang dianggap enak di satu negara tetapi langsung dibuang di negara lain? Dilansir dari Go2Tutors (21/8), berikut daftarnya!
1. Darah babi
Darah babi merupakan hal biasa di Filipina tetapi mungkin tidak di negara lain. Foto: Go2Tutors / msn.com |
Pork blood atau darah babi merupakan hidangan yang digemari masyarakat Filipina. Sering disebut sebagai Dinuguan, berupa rebusan daging dan jeroan babi yang kuahnya dimasak menggunakan darah babi, cuka, bawang, cabai, dan rempah-rempah.
Dari bahan dasarnya, hidangan dinuguan mungkin dianggap sebagai makanan yang ekstrem. Namun, bagi masyarakat Filipina, hidangan ini punya rasa gurih pekat, asam menyegarkan, dan sedikit pedas. Rasanya dianggap tidak semengerikan bayangan orang awam.
Namun, di beberapa negara barat, darah yang dihasilkan dari proses penyembelihan hewan dianggap sebagai produk sampingan. Darah tersebut biasanya dibuang, kecuali ada permintaan khusus kepada tukang daging untuk menyimpannya.
2. Kulit semangka
Kulit semangka juga merupakan salah satu yang sering diolah di beberapa negara. Foto: Go2Tutors / msn.com |
Ketika makan semangka, sebagian masyarakat dunia hanya menikmati daging buahnya saja lalu membuang bagian kulitnya. Namun, tidak dengan masyarakat di wilayah Amerika Selatan. Kulit buah semangka ini dianggap serius, diolah menjadi hidangan acar yang teksturnya padat dengan perpaduan rasa manis dan asam.
Biasanya acar semangka juga dibumbui dengan rempah, seperti cengkeh dan tradisi mengolah acar semangka ini telah berlangsung secara turun temurun.
Di China juga kulit semangka sering ditumis dengan bawang putih dan cabai, lalu disajikan sebagai hidangan pendamping sayuran.
3. Ceker ayam
Ceker ayam merupakan makanan kebanggaan masyarakat China. Biasanya ceker ini disajikan menjadi hidangan dimsum. Kaki ayam yang sudah dibersihkan dan direbus lalu dimasak bersama bumbu rempah khas. Barulah ceker dikukus lagi agar empuk dan bumbunya meresap.
Ceker ayam dimsum dikenal punya rasa dominasi perpaduan gurih, manis, dan sedikit pedas, dengan aroma rempah khas Chinese food.
Sayangnya di negara lain, seperti Amerika Serikat, ceker ayam bukanlah suatu masakan istimewa. Bahkan di Amerika, biasanya ceker langsung dipotong, dikemas, dan diimpor ke negara lain. Bagian yang sama dari hewan sama tetapi nasibnya berbeda.
4. Cod tounge
Cod tounge sering dinikmati masyarakat Norwegia hingga Islandia. Foto: Go2Tutors / msn.com |
Bukan lidah ikan cod, cod tounge berasal dari otot rahang bawah dan tenggorokan ikan. Teksturnya terkenal lembut, kaya jaringan ikat, gurih, dan agak kenyal. Umumnya hidangan ini dibalur tepung, dibumbui, lalu digoreng atau dimasak menggunakan mentega dan minyak.
Cod tounge pun merupakan salah satu hidangan populer masyarakat Norwegia hingga Islandia. Di Newfoundland, cod tounge juga biasanya digoreng dengan potongan lemak babi asin yang telah dicairkan. Umumnya hidangan ini dijadikan masakan 'comfort food' yang membangkitkan rasa rindu akan rumah.
Di tempat lain, ikan cod ditangkap dan dijual. Namun, bagian rahang bawahnya justru dipisahkan selama proses pengolahan dan dibuang bersama bagian dalam jeroan lainnya.
5. Telinga babi
Umumnya bagian babi yang dinikmati masyarakat dunia hanyalah daging, tulang, atau lemaknya. Namun, tidak dengan masyarakat China yang biasa mengonsumsi olahan telinga babi.
Di China, telinga babi dimasak dengan cara direbus dalam kecap dan lima bumbu rempah. Lalu diiris tipis dan disajikan dingin sebagai appetizer bersama dengan saus cocolan. Teksturnya dikenal renyah dan berlemak.
Namun, di Amerika Serikat, telinga babi biasanya diolah menjadi camilan kunyah untuk para anjing.
China menganggap telinga babi sebagai hidangan untuk manusia, tetapi Amerika memutuskannya diolah menjadi makanan hewan.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN