Beda Negara Beda Nasib! 5 Makanan Enak Ini Malah Dibuang di Negara Lain

Beda Negara Beda Nasib! 5 Makanan Enak Ini Malah Dibuang di Negara Lain

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 21 Okt 2026 16:00 WIB
Beda Negara Beda Nasib! 5 Makanan Enak Ini Malah Dibuang di Negara Lain
Foto: Go2Tutors / msn.com
Jakarta -

Sebuah makanan bisa dihargai di suatu negara, tapi di negara berbeda justru dibuang karena alasan tertentu. Kenapa ya?

Bagi para traveler, berpergian ke luar negeri tak hanya soal menghampiri tempat-tempat ikonik dan bersejarah, tapi juga berhadapan dengan sepiring hidangan asing yang mungkin sangat berbeda dengan makanan di negara asal.

Namun, menu yang dianggap istimewa di sebuah negara, bisa jadi tidak berharga di negara lain. Bahkan, di negara lain, makanan yang sama bisa jadi langsung dibuang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, makanan apa saja yang dianggap enak di satu negara tetapi langsung dibuang di negara lain? Dilansir dari Go2Tutors (21/8), berikut daftarnya!

ADVERTISEMENT

1. Darah babi

Beda Negara Beda Nasib! 5 Makanan Enak Ini Malah Dibuang di Negara LainDarah babi merupakan hal biasa di Filipina tetapi mungkin tidak di negara lain. Foto: Go2Tutors / msn.com

Pork blood atau darah babi merupakan hidangan yang digemari masyarakat Filipina. Sering disebut sebagai Dinuguan, berupa rebusan daging dan jeroan babi yang kuahnya dimasak menggunakan darah babi, cuka, bawang, cabai, dan rempah-rempah.

Dari bahan dasarnya, hidangan dinuguan mungkin dianggap sebagai makanan yang ekstrem. Namun, bagi masyarakat Filipina, hidangan ini punya rasa gurih pekat, asam menyegarkan, dan sedikit pedas. Rasanya dianggap tidak semengerikan bayangan orang awam.

Namun, di beberapa negara barat, darah yang dihasilkan dari proses penyembelihan hewan dianggap sebagai produk sampingan. Darah tersebut biasanya dibuang, kecuali ada permintaan khusus kepada tukang daging untuk menyimpannya.

2. Kulit semangka

Beda Negara Beda Nasib! 5 Makanan Enak Ini Malah Dibuang di Negara LainKulit semangka juga merupakan salah satu yang sering diolah di beberapa negara. Foto: Go2Tutors / msn.com

Ketika makan semangka, sebagian masyarakat dunia hanya menikmati daging buahnya saja lalu membuang bagian kulitnya. Namun, tidak dengan masyarakat di wilayah Amerika Selatan. Kulit buah semangka ini dianggap serius, diolah menjadi hidangan acar yang teksturnya padat dengan perpaduan rasa manis dan asam.

Biasanya acar semangka juga dibumbui dengan rempah, seperti cengkeh dan tradisi mengolah acar semangka ini telah berlangsung secara turun temurun.

Di China juga kulit semangka sering ditumis dengan bawang putih dan cabai, lalu disajikan sebagai hidangan pendamping sayuran.

3. Ceker ayam

Ceker ayam merupakan makanan kebanggaan masyarakat China. Biasanya ceker ini disajikan menjadi hidangan dimsum. Kaki ayam yang sudah dibersihkan dan direbus lalu dimasak bersama bumbu rempah khas. Barulah ceker dikukus lagi agar empuk dan bumbunya meresap.

Ceker ayam dimsum dikenal punya rasa dominasi perpaduan gurih, manis, dan sedikit pedas, dengan aroma rempah khas Chinese food.

Sayangnya di negara lain, seperti Amerika Serikat, ceker ayam bukanlah suatu masakan istimewa. Bahkan di Amerika, biasanya ceker langsung dipotong, dikemas, dan diimpor ke negara lain. Bagian yang sama dari hewan sama tetapi nasibnya berbeda.

4. Cod tounge

Beda Negara Beda Nasib! 5 Makanan Enak Ini Malah Dibuang di Negara LainCod tounge sering dinikmati masyarakat Norwegia hingga Islandia. Foto: Go2Tutors / msn.com

Bukan lidah ikan cod, cod tounge berasal dari otot rahang bawah dan tenggorokan ikan. Teksturnya terkenal lembut, kaya jaringan ikat, gurih, dan agak kenyal. Umumnya hidangan ini dibalur tepung, dibumbui, lalu digoreng atau dimasak menggunakan mentega dan minyak.

Cod tounge pun merupakan salah satu hidangan populer masyarakat Norwegia hingga Islandia. Di Newfoundland, cod tounge juga biasanya digoreng dengan potongan lemak babi asin yang telah dicairkan. Umumnya hidangan ini dijadikan masakan 'comfort food' yang membangkitkan rasa rindu akan rumah.

Di tempat lain, ikan cod ditangkap dan dijual. Namun, bagian rahang bawahnya justru dipisahkan selama proses pengolahan dan dibuang bersama bagian dalam jeroan lainnya.

5. Telinga babi

Umumnya bagian babi yang dinikmati masyarakat dunia hanyalah daging, tulang, atau lemaknya. Namun, tidak dengan masyarakat China yang biasa mengonsumsi olahan telinga babi.

Di China, telinga babi dimasak dengan cara direbus dalam kecap dan lima bumbu rempah. Lalu diiris tipis dan disajikan dingin sebagai appetizer bersama dengan saus cocolan. Teksturnya dikenal renyah dan berlemak.

Namun, di Amerika Serikat, telinga babi biasanya diolah menjadi camilan kunyah untuk para anjing.

China menganggap telinga babi sebagai hidangan untuk manusia, tetapi Amerika memutuskannya diolah menjadi makanan hewan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads