Kisah Hoki Pemilik Warung Pho yang Sempat Kira Undangan Michelin Penipuan

Kisah Hoki Pemilik Warung Pho yang Sempat Kira Undangan Michelin Penipuan

Riska Fitria - detikFood
Rabu, 21 Okt 2026 18:00 WIB
Kisah Hoki Pemilik Warung Pho yang Sempat Kira Undangan Michelin Penipuan
Foto: VNExpress
Jakarta -

Pemilik warung pho ayam di Hanoi sempat mengira undangan Michelin sebagai penipuan. Kini, warungnya ramai setelah masuk daftar Bib Gourmand 2026.

Sebuah warung pho ayam di Hanoi, Vietnam, mendadak ramai setelah masuk dalam daftar Michelin Bib Gourmand 2026.

Menariknya, sang pemilik sempat mengabaikan undangan penghargaan tersebut karena mengira pesan yang diterimanya merupakan penipuan. Warung bernama Ha Chicken Pho ini berlokasi di Jalan Hang Hom 15P, Hanoi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usaha milik Bui Thu Ha (58) tersebut awalnya hanya berupa lapak kaki lima kecil yang berjualan pada malam hari sejak 2008, seperti yang dikutip dari VN Express (16/10).

Kisah Hoki Pemilik Warung Pho yang Sempat Kira Undangan Michelin PenipuanKisah Hoki Pemilik Warung Pho yang Sempat Kira Undangan Michelin Penipuan Foto: VNExpress

Pada 2020, Ha menyewa tempat permanen agar bisa melayani pelanggan sepanjang hari.

ADVERTISEMENT

Perjuangannya meracik pho ayam selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil ketika warungnya mendapat penghargaan Michelin Bib Gourmand pada Juni 2026, kategori yang menyoroti tempat makan dengan kualitas makanan baik dan harga terjangkau.

Baca juga

Ha Chicken Pho dikenal dengan sajian pho ayam yang memiliki kuah panas kaya rasa. Potongan ayamnya terasa kenyal tetapi tetap lembut, berpadu dengan kuah kaldu yang menjadi daya tarik utama.

Selain pho ayam, warung ini juga menyajikan nasi ketan ayam serta aneka mi, seperti bihun, soun, dan mi kuning.

Meski memiliki beragam menu berbahan ayam, pho tetap menjadi hidangan yang paling banyak dipesan pelanggan.

Sebelum berjualan pho, Ha sempat menjalankan bisnis minuman. Ia kemudian beralih menjual pho bersama saudara iparnya sebelum akhirnya mereka berpisah dan membuka usaha masing-masing.

Kisah Hoki Pemilik Warung Pho yang Sempat Kira Undangan Michelin PenipuanHa Chicken Pho dikenal dengan sajian pho ayam yang memiliki kuah panas kaya rasa. Foto: VNExpress

Untuk menjaga kualitas rasa, Ha terus menyempurnakan resepnya. Warung tersebut mengolah sekitar 30 ekor ayam setiap hari yang dipasok oleh pemasok langganan terpercaya.

Setiap pagi, ayam yang datang direbus dan dipisahkan dari tulangnya, sementara air rebusannya dimanfaatkan untuk membuat kaldu.

Kaldu kemudian dimasak perlahan bersama tulang ayam dan babi, jahe, serta bawang merah untuk menghasilkan rasa gurih alami.

"Kaldu harus dimasak dengan api kecil agar tetap jernih, sementara tulang membantu menghasilkan rasa manis alami yang menyegarkan," ujar Ha.

Kisah Ha semakin menarik karena ia sempat tidak menyadari bahwa warungnya mendapat pengakuan dari Michelin.

Kisah Hoki Pemilik Warung Pho yang Sempat Kira Undangan Michelin PenipuanHa Chicken Pho sendiri menawarkan hidangan dengan harga sekitar Rp35.000-Rp42.000 per porsi. Foto: VNExpress

Pada Mei 2026, ia menerima undangan menghadiri acara penghargaan yang meminta penerima memindai kode QR untuk memverifikasi identitas.

Ha justru mengira undangan tersebut merupakan penipuan sehingga memilih mengabaikannya.

Ia baru mengetahui bahwa warungnya benar-benar masuk daftar Michelin setelah acara penghargaan berlangsung pada Juni 2026.

Pengakuan tersebut membawa perubahan pada jumlah pelanggan. Ha mengatakan warungnya kini lebih ramai, termasuk dikunjungi wisatawan asing yang tertarik mampir setelah melihat tanda Michelin di depan tempat makan.

Warung berukuran sekitar 20 meter persegi yang terdiri dari dua lantai itu memiliki sekitar 80 tempat duduk dan dikelola enam orang, termasuk Ha.

Namun, tempat makan ini tidak memiliki area parkir sehingga pelanggan terkadang harus menunggu, terutama saat jam makan siang dan pukul 19.00-20.00.

Ha Chicken Pho sendiri menawarkan hidangan dengan harga sekitar Rp35.000-Rp42.000 per porsi. Pelanggan juga bisa memesan porsi lebih kecil seharga Rp20.000.



(raf/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads