Kafe Tiganjica Ethno-Village di Stajicevo, Serbia, membiarkan enam alpaka berkeliaran bebas menemani pengunjung menikmati kopi. Pengunjung juga bisa memberi makan!
Hewan asal Amerika Selatan dengan beragam ukuran dan warna bulu itu tampak akrab berinteraksi dengan tamu yang datang ke resor dekat Stajicevo, sekitar 50 kilometer di utara Beograd, Serbia.
Kafe alpaka ini baru resmi dibuka sepekan lalu dan disebut sebagai pemandangan langka di kawasan Eropa. Mengutip Asia One (10/10), pemilik resort, Zoran Ostojin, mengaku ide kafe alpaka muncul usai dirinya berkunjung ke sebuah kafe serupa di Slovakia bersama sang istri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dan istri sempat mengunjungi kafe alpaka di Slovakia dan kami sangat terkesan. Kami ingin orang-orang di negara kami mengenal alpaka serta merasakan kehadiran dan energi hewan ini," ujar Ostojin kepada The Associated Press.
Sebanyak 6 alpaka dibiarkan berkeliaran di area kafe. Foto: Associated Press/Darko Vojinovic via GWNEWS |
Alpaka dikenal sebagai hewan yang tenang dan ramah. Meski masih berkerabat dengan llama dan unta, tubuh alpaka cenderung lebih kecil dan disukai karena bulunya yang lembut serta suara dengungan khas saat berkomunikasi.
Demi menjaga kenyamanan alpaka, pengelola memasang papan aturan bagi pengunjung. Tamu dilarang mendekati alpaka dari arah belakang atau memberi makanan yang dibawa sendiri.
Sebagai gantinya, pengunjung akan mendapat ember kecil berisi wortel, selada, dan apel. Biaya kunjungan sekitar 10 euro (Rp202 ribu), sudah termasuk satu minuman dan ember pakan alpaka.
Perawat alpaka, Simona Frangi, menuturkan bahwa keenam hewan tersebut punya karakter berbeda-beda. Si hitam Ljubica dikenal pemarah, sementara Snezana yang bertubuh paling kecil justru menjadi pemimpin kawanan.
"Mereka sangat peka terhadap niat seseorang. Jika ada yang berniat menyakiti, mereka akan menjauh. Namun jika seseorang ingin memberi sesuatu, mereka akan mendekat," jelas Frangi.
Pengunjung juga bisa berinteraksi dengan alpaka. Foto: Associated Press/Darko Vojinovic via GWNEWS |
Selain kafe alpaka, Ostojin juga mengelola kebun binatang kecil di dalam resort-nya yang turut dilengkapi restoran dan taman di atas lahan milik keluarga.
Semua berawal dari kebiasaannya bersama sang kakak membawa pulang hewan-hewan terluka untuk dirawat sejak kecil.
Ostojin menambahkan, alpaka pertamanya merupakan hadiah dari Kebun Binatang Beograd delapan tahun lalu. Baginya, kehadiran hewan ini membawa energi positif. "Hampir seperti kemampuan untuk menyembuhkan," pungkasnya.
(adr/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN