Masyarakat Sunda di Jawa Barat terkenal sangat kreatif dalam hal kuliner, terutama saat mengolah tapioka atau yang dalam bahasa Sunda dikenal dengan sebutan Aci.
Uniknya, kreativitas ini tidak hanya berhenti di dapur. Olahan aci menjadi kudapan yang dijajakan sebagai jajanan untuk masyarakat luas. Penamaan jajanan olahan aci ini juga unik karena hampir selalu menggunakan singkatan (akronim).
Singkatan yang terbentuk selalu terdengar lucu, mudah diingat, dan menggambarkan cara pembuatan maupun cara menyantapnya.
Pernahkah Anda penasaran apa sebenarnya arti di balik nama Cilok, Cireng, hingga Cimin?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut Singkatan Unik Jajanan Sunda Berbahan Aci:
1. Cilok
Cilok Foto: Getty Images/ary pranggawan |
Cilok merupakan singkatan dari Aci dicolok. Kudapan dari tepung tapioka yang ditusuk/dicolok. Adonan aci ini dibentuk bulat seperti bakso, biasanya di tengahnya ada isian berupa tetelan.
Adonan ini lalu dikukus hingga kenyal, lalu disajikan dengan cara ditusuk lidi atau stik bambu yang dalam bahasa Sunda disebut 'dicolok'. Saat disajikan, cilok sangat wajib disiram saus kacang gurih, lengkap dengan kecap dan sambal cabai cair. Harga kudapan ini sangat terjangkau.
2. Cireng
Kalau cireng merupakan singkatan dari Aci digoreng. Untuk membuatnya, adonan aci dibentuk agak pipih, lalu digoreng hingga bagian luarnya renyah (crispy) namun bagian dalamnya tetap kenyal.
Kini cireng berkembang menjadi Rujak Cireng, dengan pembeda dari sambalnya saja, yait menggunakan bumbu rujak yang cenderung pedas manis. Ada pula varian Cireng Isi yang di tengahnya ada ayam suwir pedas, keju, atau sosis.
3. Cimol
Cimol Foto: Instagram |
Cimol merupakan akronim Aci digemol. 'Gemol' menurut Kamus Sundadigi adalah aktivitas mengulum. Biasanya, anak bayi menyusu ke ibuya dengan cara 'gemol'.
Kaitannya dengan kudapan Cimol, karena cimol bentuknya kecil dan tekturnya alot sehingga akan bertahan lebih lama saat dikunyah di mulut, laksana mengulum aci.
Cimol berbentuk bulat-bulat kecil yang digoreng dengan teknik khusus agar mengembang dan kopong di dalam. Kalau sudah matang, cimol ditaburi bumbu tabur kering seperti balado, keju, atau bubuk cabai pedas.
4. Cilung
Cilung adalah akronim atas Aci digulung. Proses pembuatannya, adonan aci encer dituangkan di atas wajan/teflon datar yang dipanaskan, lalu ditaburi bumbu atau kocokan telur, lalu digulung cepat menggunakan tusuk sate saat masih panas.
5. Cibay
Cibay Foto: iStock/detikfood |
Cibay adalah Aci Ngambay. Dalam bahasa Sunda, 'ngambay' artinya meleleh atau menjuntai. Nama ini merujuk pada proses masak adonan aci setengah matang hingga kental, dibungkus kulit lumpia, lalu digoreng. Saat digigit, adonan aci di dalamnya akan meleleh (ngambay) di mulut.
6. Cipuk
Ini makanan cukup kuno di dalam kuliner Sunda. Cipuk berarti Aci dan kerupuk. Cipuk adalah kombinasi kerupuk mentah yang dihancurkan lalu direndam atau diaduk bersama adonan aci. Kemudian adonan dipadatkan, dipotong-potong, lalu digoreng hingga renyah.
7. Cimin
Cimin artinya aci mini, yakni adonan aci yang dipotong dadu kecil-kecil (mini) lantas dimasak di wajan cetakan bersama kocokan telur, lalu diaduk dengan bumbu tabur.
8. Cilor
Kalau ini mirip telur gulung, tapi ada isiannya berupa bakso aci kecil (cilok). Dalam satu tusuk sate, ada sekitar 3 cilok. Di dalam minyak panas, kemudian ditaburkan telur yang sudah dikocok, lalu tusukan cilok dimasukan juga sambil gaganggnya digulung sehingga telur menyelimuti seluruh bagiannya.
Artikel sudah tayang di detikJabar dengan judul Serba Aci! 8 Singkatan Unik Jajanan Sunda, Dari Cilok hingga Cimin
Simak Video "Video: Viral Cimol Mang Iyan di Bandung, Punya Bumbu Anti Mainstream"
[Gambas:Video 20detik] (yms/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN