Tak perlu berhenti minum teh karena takut gigi kuning. Coba tujuh cara ini untuk mengurangi risiko gigi menguning gegara kebiasaan minum teh.
Teh menjadi salah satu minuman yang banyak dipilih untuk menemani berbagai aktivitas. Rasanya beragam, mulai dari yang ringan hingga pekat dengan aroma dan karakter khas.
Namun, beberapa jenis teh berwarna gelap dapat meninggalkan noda pada permukaan gigi. Kondisi ini biasanya lebih mudah terlihat jika teh dikonsumsi secara rutin dalam jumlah banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan sederhana saat menikmati teh dapat membantu mengurangi risiko perubahan warna gigi. Pilihan jenis teh hingga cara membersihkan mulut juga bisa diperhatikan.
Dilansir dari laman Dentaly (15/10/2026), berikut 7 tips minum teh untuk mencegah gigi menguning:
Agar noda tannin dari teh tak menempel, disarankan untuk berkumur air putih setelah minum teh. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska |
1. Berkumur Setelah Minum Teh
Setelah menikmati teh hitam, biasakan berkumur menggunakan air putih. Cara sederhana ini membantu membersihkan sisa minuman yang masih menempel di sekitar gigi.
Membilas mulut setelah minum membantu mengurangi kontak sisa cairan tersebut dengan permukaan gigi. Air putih sudah cukup untuk membantu membersihkan mulut setelah minum teh.
2. Batasi Konsumsi Teh Hitam
Teh hitam memiliki warna lebih pekat dibandingkan beberapa jenis teh lainnya. Konsumsi yang terlalu sering dapat membuat paparan senyawa penyebab noda pada gigi menjadi lebih tinggi.
Salah satu cara sederhana untuk mengurangi risiko noda adalah membatasi jumlah teh yang diminum. Kebiasaan ini juga membuat gigi tidak terlalu sering terpapar minuman berwarna gelap.
3. Pilih Jenis Teh yang Tepat
Tidak semua teh memiliki risiko noda yang sama pada gigi. Teh hijau, teh putih, dan teh peppermint cenderung meninggalkan noda lebih sedikit dibandingkan teh hitam.
Jika ingin tetap menikmati teh secara rutin, jenis teh dapat diganti secara bergantian. Teh dengan warna lebih terang umumnya memiliki potensi pewarnaan yang lebih rendah.
4. Rutin Sikat Gigi
Menjaga kebersihan gigi tetap penting meski sudah mengurangi konsumsi teh. Sikat gigi setidaknya dua kali sehari, yaitu pagi dan malam.
Benang gigi membantu membersihkan sisa makanan dan plak di sela-sela gigi. Area tersebut juga bisa menjadi tempat tertinggalnya sisa minuman berwarna.
5. Konsumsi Makanan Renyah
Beberapa makanan bertekstur renyah dapat membantu membersihkan permukaan gigi secara mekanis saat dikunyah. Pilihannya antara lain apel, mentimun, wortel, seledri, lobak, dan rice crackers.
Makanan tersebut dapat membantu mengangkat sebagian sisa makanan dan senyawa yang menempel di gigi. Makanan renyah sebaiknya dianggap sebagai pelengkap, bukan metode utama untuk menghilangkan noda.
Agar tak langsung mengenai gigi, sebaiknya konsumsi teh menggunakan sedotan. Foto: Getty Images/iStockphoto/wawakl |
6. Pakai Sedotan
Minum teh hitam menggunakan sedotan dapat mengurangi kontak langsung cairan dengan bagian depan gigi. Cara ini terutama bisa dicoba saat menikmati teh dingin atau minuman yang aman diminum dengan sedotan.
Pastikan suhu teh tidak terlalu panas sebelum menggunakan sedotan. Minuman yang sangat panas berisiko melukai mulut, sehingga sebaiknya didiamkan terlebih dahulu.
7. Tambahkan Susu
Menambahkan susu juga dapat menjadi pilihan saat menikmati teh hitam. Kandungan kalsium dalam susu dapat membantu memperkuat enamel, meski susu tidak menghilangkan tannin dari teh.
Selain itu, penambahan susu juga dapat memberikan tekstur dan rasa yang lebih creamy. Misalnya pada racikan teh susu Taiwan atau teh tarik.
Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
[Gambas:Video 20detik] (dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN