Gigi kuning bisa mempengaruhi kebiasaan makan dan minum. Ternyata ada beberapa asupan makanan yang membuat gigi mudah kuning jika dikonsumsi terlalu sering.
Kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan. Selain menjaga kebersihan, kebiasaan makan dan minum juga dapat mempengaruhi kondisi gigi.
Warna gigi setiap orang bisa berbeda-beda. Ada yang memiliki gigi putih alami, sementara sebagian lainnya memiliki warna gigi yang cenderung kuning.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perubahan warna gigi terkadang berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari yang tidak disadari. Memahami berbagai faktor yang memengaruhinya bisa membantu menjaga kebersihan dan penampilan gigi.
Dilansir dari Business Insider (4/3/2026), berikut 7 makanan yang paling cepat bikin gigi kuning jika sering dikonsumsi:
Kandungan polifenol pada kopi dan teh dapat menyebabkan gini menjadi kuning. Foto: Getty Images/Serhii Sobolevskyi |
1. Kopi dan Teh
Kopi mengandung polifenol yang dapat menempel pada enamel gigi. Jika dikonsumsi terlalu sering tanpa menjaga kebersihan mulut, warnanya bisa membuat gigi tampak kecokelatan.
Teh juga bisa meninggalkan noda karena mengandung tanin, senyawa yang berkontribusi pada perubahan warna gigi. Pigmen dari teh dapat membuat gigi terlihat kekuningan hingga keabu-abuan.
2. Saus Tomat
Saus tomat memiliki kandungan asam yang dapat melemahkan enamel jika gigi sering terpapar. Kondisi ini membuat permukaan gigi lebih rentan terhadap noda dari pigmen makanan.
Warna merah pada saus tomat juga bisa menempel pada enamel yang permukaannya lebih berpori. Tetapi pengaruhnya bergantung pada frekuensi konsumsi dan kebersihan gigi.
3. Jus Buah
Buah beri seperti blueberry dan raspberry memiliki pigmen berwarna gelap yang berpotensi meninggalkan noda pada gigi. Warna pekatnya dapat menempel pada permukaan enamel.
Jus cranberry dan delima juga dapat meninggalkan noda karena warnanya kuat. Selain itu, jus jeruk dan lemon bersifat asam sehingga dapat membuat enamel lebih rentan terhadap perubahan warna.
4. Buah Bit
Buah bit memiliki pigmen merah keunguan bernama betalain. Pigmen ini cukup kuat sehingga dapat meninggalkan noda pada permukaan gigi setelah dikonsumsi.
Warna pekat makanan bukan berarti harus dihindari sepenuhnya. Membilas mulut dengan air setelah makan dapat membantu mengurangi sisa pigmen yang tertinggal.
5. Kari
Bumbu kari mengandung kurkumin, pigmen kuning yang memberikan warna khas pada hidangan. Senyawa ini juga berpotensi meninggalkan noda pada gigi.
Kari tetap bisa dinikmati sebagai bagian dari menu sehari-hari. Namun, menjaga kebersihan gigi setelah makan penting untuk membantu mengurangi penumpukan sisa makanan dan noda.
Warna gelap pada minuman bersoda dapat memengaruhi kebersihan warna gigi. Foto: Getty Images/bymuratdeniz |
6. Minuman Bersoda
Minuman bersoda berwarna gelap dapat memengaruhi warna gigi melalui kombinasi pigmen dan kandungan asamnya. Paparan asam berulang berisiko melemahkan enamel.
Saat enamel melemah, permukaan gigi menjadi lebih rentan terhadap noda. Sebaiknya batasi konsumsi soda dan minum air putih setelahnya untuk membantu membersihkan sisa minuman.
7. Kecap, Cuka, dan Permen Jelly
Kecap memiliki pigmen cokelat pekat yang bisa menempel pada gigi. Cuka juga berpotensi meningkatkan risiko noda karena mengandung pigmen gelap dan bersifat asam.
Sementara itu, permen kenyal seperti jelly berwarna juga perlu diperhatikan karena mengandung pewarna dan mudah menempel pada gigi. Sisa kontak permen yang sulit dibersihkan dapat memperpanjang pigmen dengan enamel.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN