TasteAtlas merilis daftar jenis mi terbaik di dunia dengan ramen Jepang menempati posisi pertama. Daftar ini kemudian diikuti lamian China dan phở Vietnam.
TasteAtlas, platform ensiklopedia kuliner global, secara rutin merilis daftar 'Best Noodles Types in the World'. Peringkatnya dihasilkan berdasarkan skor yang dihimpun dari ulasan pengguna di seluruh dunia.
Dalam daftar teranyar, ramen asal Jepang dinobatkan sebagai jenis mi dengan skor tertinggi, diikuti sejumlah mi khas Asia dan Eropa lainnya. Berikut 7 jenis mi terenak di dunia versi TasteAtlas:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Ramen - Yokohama, Jepang
ramen Jepang Ilustrasi. Foto: ramen Jepang |
Ramen meraih skor tertinggi dalam daftar TasteAtlas, yakni 4,3 dari 5. Mi asal Jepang ini menjadi bahan dasar berbagai hidangan populer seperti tonkotsu ramen, shio ramen, hingga miso ramen.
Teksturnya yang licin dan mengilap berasal dari kansui, air alkali yang dicampurkan ke dalam adonan tepung terigu, air, dan garam.
Sebelum digiling, adonan dibiarkan mengembang agar menghasilkan tekstur kenyal dan warna kuning pucat yang khas.
Menurut catatan sejarah, ramen masuk ke Jepang dari Tiongkok pada era Meiji, dan mulai populer sejak sebuah restoran Tiongkok di Yokohama menyajikannya pada 1910.
2. Lamian - China
Mi ini dibuat dengan teknik tarik tangan dan dipercaya berasal dari Tiongkok Utara, kawasan penghasil gandum sejak ribuan tahun lalu.
Jejak tertulis paling awal soal teknik ini ditemukan dalam buku Songshi Yangsheng Bu yang terbit pada 1504.
Helaian lamian bisa ditarik hingga lebih dari satu meter dan kerap disajikan saat Tahun Baru Imlek sebagai simbol umur panjang.
Mi ini populer dalam hidangan niu rou mian, sup mi dengan kaldu sapi khas Lanzhou yang dipadukan minyak cabai la jiao jiang, serta zhajiangmian dengan topping daging babi cincang.
3. Bánh phở - Vietnam
Bánh phở Ilustrasi. Foto: detikcom/Riska Fitria |
Mi beras asal Vietnam ini berbentuk pipih dan lebar, berwarna putih, dengan rasa sedikit manis khas beras.
Setelah direbus, teksturnya menjadi lembut, kenyal, dan hampir transparan. Bánh phở paling dikenal sebagai bahan utama hidangan phở, meski juga bisa ditumis atau diolah dalam masakan lain.
Mi ini paling nikmat disantap segar, tapi versi kering dan kemasan juga banyak tersedia di pasaran. Di luar Vietnam, bánh phở lebih dikenal dengan nama rice sticks atau chantaboon.
4. Sanuki Udon - Prefektur Kagawa, Jepang
Varian udon tebal dan kenyal ini dibuat melalui proses panjang, mulai dari menguleni adonan tepung terigu dengan tangan, mendiamkannya agar mengembang, hingga memadatkannya menggunakan tangan dan kaki sebelum digiling dan dipotong.
Proses perebusan dilakukan secara cepat agar tekstur mi tetap al dente dan tidak lembek. Sanuki udon biasa disajikan dalam kuah panas, atau dicocol ke saus dingin saat musim panas.
Nama Sanuki merujuk pada nama lama Kagawa, wilayah yang hingga kini masih menjadikan mi ini bagian penting dari tradisi kulinernya.
5. Udon - Jepang
udon Ilutrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages |
Selain ramen dan soba, udon merupakan jenis mi paling populer di Jepang. Teksturnya tebal, kenyal, dan bentuk bulat yang khas, meski ukurannya bervariasi di setiap daerah.
Bentuk paling sederhana adalah kake udon, yakni mi dalam kuah kecap asin (shoyu), dashi, dan mirin, dengan kuah lebih encer di Jepang bagian barat dan lebih kental di bagian timur.
Mi ini biasa dilengkapi daun bawang, tempura udang, tahu goreng, atau mochi.
Udon dipercaya berasal dari Tiongkok dan dibawa biksu Buddha ke Jepang, lalu disantap sambil diseruput nyaring dan kuahnya diminum langsung dari mangkuk.
6. Spätzle - Jerman
Mi ini merupakan versi pasta ala Jerman yang dibuat dari campuran air, garam, tepung terigu, dan telur.
Karena adonannya lembap dan lunak, spätzle tidak digiling melainkan dibentuk langsung dengan tangan, pisau, atau cetakan khusus, lalu direbus hingga mengapung sebagai tanda matang.
Resep tertulis pertama spätzle tercatat pada 1725, meski penciptanya tidak diketahui pasti.
Mi ini kerap dipadukan dengan keju, sosis, sauerkraut, lentil, mentega, atau bayam dalam berbagai hidangan tradisional Jerman.
7. Bánh hỏi - Pesisir Tengah Selatan, Vietnam
Menutup daftar tujuh besar, bánh hỏi asal kawasan Pesisir Tengah Selatan Vietnam mengantongi skor 4,1.
Mi beras yang sangat halus ini kerap disamakan dengan bihun dan secara tradisional dianyam menjadi ikatan pipih berbentuk persegi panjang.
Bánh hỏi diyakini berasal dari Vietnam Selatan dan kini dianggap hidangan istimewa untuk perayaan atau upacara adat.
Mi ini biasa disajikan dingin dengan taburan daun bawang goreng, dipadukan babi panggang, daging bakar, atau chạo tôm, lalu dibungkus daun selada sebelum dicelupkan ke saus nước chấm.
Simak Video "Lanzhou Lamian, Mie Tarik Halal Asal Tiongkok"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN