Aksi penjual claypot di Singapura pamer mobil mewah Rolls-Royce mendadak viral. Strategi marketing unik ini berhasil mendongkrak omzet kedainya hingga dua kali lipat!
Strategi promosi unik yang dilakukan oleh seorang penjual makanan kaki lima (hawker) di Singapura mendadak viral di media sosial dan membuahkan hasil manis.
Muhammad Ezam Abdul Gani (52) berhasil membuat kedainya laris manis setelah mengunggah video dirinya mengendarai mobil mewah Rolls-Royce Phantom di platform TikTok pada 15 September.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Video yang merekam momen kedatangannya dengan mobil mewah di Upper Boon Keng Food Centre tersebut sudah ditonton lebih dari 500.000 kali dan mendapat ribuan tanda suka (likes).
Bawa Rolls-Royce ke Kedai Claypot, Omzet Penjual Ini Naik 2 Kali Lipat! Foto: TikTok |
Momen tersebut juga memicu spekulasi netizen Singapura mengenai keterkaitan mobil super mewah itu dengan kasus pencucian uang senilai 3 miliar dolar Singapura (Rp42 trilun).
Melansir laporan dari The Straits Times (08/10/2026), Ezam sebenarnya tidak memiliki mobil tersebut. Ia hanya meminjamnya dari seorang teman sebagai bagian dari aksi 'gimmick' untuk mempromosikan Seven Claypot, sebuah kedai makanan yang dikelola oleh bibinya.
Pria yang pernah bekerja sebagai asisten penjual, koki, pengawal klub, hingga kurir ini menjelaskan bahwa mobil tersebut memang sempat terseret dalam investigasi kasus pencucian uang, tetapi sudah dibeli secara sah oleh pemiliknya saat ini melalui lelang pada bulan Juli.
Ide pembuatan video berdurasi singkat yang direkam menggunakan iPhone dalam waktu kurang dari 15 menit itu, datang dari dua temannya yang sedang makan siang di kedai.
Aksi promosi ini terbukti sangat berhasil mendongkrak bisnis kulinernya. Seminggu setelah kedai dibuka pada 15 Agustus 2026, Ezam menyebutkan bahwa pendapatan harian kedainya hanya sekitar 600 dolar Singapura (Rp8,4 juta).
Bawa Rolls-Royce ke Kedai Claypot, Omzet Penjual Ini Naik 2 Kali Lipat! Foto: TikTok |
Namun, setelah video tersebut viral, omzet harian melonjak hingga lebih dari 1.200 dolar Singapura (Rp16,8 juta). Pada akhir September, ia bahkan sudah berhasil mengembalikan modal renovasi kedai sebesar 35.000 dolar Singapura (Rp490 juta), jauh lebih cepat dari perkiraan awalnya yang membutuhkan waktu hingga sembilan bulan.
Pelanggan kini rela datang jauh-jauh dari kawasan Woodlands, Jurong, dan Choa Chu Kang untuk mencicipi hidangan claypot assam pedas buatan kedainya.
Isian hot pot yang dijualnya ada olahan ikan pari dan ekor kakap merah. Ia menggunakan resep warisan sang ibu dan menjual menunya dengan kisaran harga mulai dari 8 dolar Singapura per porsi (Rp111 ribu).
Meski sukses menarik pembeli, Ezam menyebut bahwa ia tidak berencana menjadi influencer dan lebih memilih fokus memperluas bisnis kuliner tersebut.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN