284 Orang Sakit Usai Makan di Resto Korea Bandung, Diduga Keracunan

284 Orang Sakit Usai Makan di Resto Korea Bandung, Diduga Keracunan

Riska Fitria - detikFood
Rabu, 07 Okt 2026 07:44 WIB
Keracunan di restoran Korea di Bandung.
Foto: Threads
Jakarta -

Diduga keracunan usai makan di restoran Korea Bandung, sekitar 284 orang dilaporkan terdampak. Dinas Kesehatan turun tangan melakukan investigasi.

Sejumlah pengunjung melaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah makan di restoran Korea di 23 Paskal Bandung. Keluhan disebut muncul setelah mereka makan pada 2-3 Oktober 2026.

Restoran yang dimaksud adalah 88 SEOUL, restoran Korea yang baru membuka gerainya di Bandung. Gerai ini berada di 23 Paskal Shopping Center dan mengusung konsep Korean home-style dining.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluhan yang dilaporkan pelanggan cukup beragam, mulai dari diare, mual, muntah, nyeri perut hingga demam tinggi. Kasus ini kemudian ramai dibicarakan setelah sejumlah pelanggan membagikan pengalamannya di media sosial.

Berikut kronologinya.

1. Berawal dari Unggahan di Threads

ADVERTISEMENT
Lihat di Threads

Salah satu laporan datang dari akun Threads @nittachandra (5/10). Ia mengaku mengalami diare, demam, dan menggigil setelah makan di restoran tersebut pada 3 Oktober 2026.

Dalam unggahannya, ia menulis, "Subuhnya langsung diare sampe 3x, besoknya sampe demam tinggi dan menggigil." Ia juga menyebut diare yang dialaminya terus berlanjut hingga 15 kali.

Ia mengaku sempat mengira keluhannya merupakan influenza. Namun setelah diperiksa, ia menyebut kondisi tersebut dinyatakan sebagai keracunan makanan dan masih mengalami demam naik turun.

2. Korban Lain Ikut Ceritakan Pengalaman

Lihat di Threads

Unggahan tersebut kemudian mendapat banyak tanggapan dari netizen yang mengaku mengalami keluhan serupa. Salah satunya akun @nikearh (5/10) yang mengaku datang bersama keluarga pada tanggal yang sama.

Ia menulis, "Aku sekeluarga juga makan tanggal segitu, malamnya anak aku sama suami aku demam diare sampai berkali-kali." Ia menduga keluhan berkaitan dengan banchan yang dikonsumsi suami dan salah satu anaknya.

Laporan serupa juga datang dari akun @adrian.hkg (6/10). Ia mengaku makan bersama temannya pada 3 Oktober dan keduanya kemudian mengalami demam, menggigil, mual serta diare.

3. Banchan Diduga Berkaitan, Investigasi Dilakukan

Ilustrasi banchan lauk pauk sampingan KoreaIlustrasi banchan lauk pauk sampingan Korea Foto: Getty Images/whitewish

Banchan kemudian disebut-sebut oleh sejumlah pelanggan sebagai makanan yang dicurigai berkaitan dengan keluhan tersebut.

Namun, dugaan itu belum dapat dipastikan sebagai penyebab karena masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Banchan adalah aneka lauk-pauk porsi kecil dalam tradisi kuliner Korea yang disajikan di atas piring-piring kecil untuk menemani nasi dan sup.

4. Korban Mencapai 284 Orang

Dikutip dari Instagram @dokter.edukasi (6/10), Dinas Kesehatan setempat kemudian turun tangan untuk melakukan investigasi terhadap laporan yang beredar.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui sumber kejadian, makanan yang dicurigai serta penyebab sebenarnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, jumlah orang yang dilaporkan terdampak disebut mencapai sekitar 284 orang. Jumlah tersebut masih dapat berubah karena proses pendataan dan investigasi masih berlangsung.

5. Adanya Dugaan 'Foodborne Outbreak'

Kejadian dengan banyak orang mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan dari sumber yang sama dapat mengarah pada dugaan foodborne outbreak.

Istilah ini digunakan ketika penyakit atau keluhan muncul pada banyak orang akibat paparan makanan atau minuman yang sama.

Penyebabnya tidak selalu bisa dilihat dari kondisi makanan secara langsung. Makanan yang tampak normal tetap dapat mengandung mikroorganisme atau toksin yang memicu diare, muntah, demam hingga dehidrasi.

Untuk memastikan penyebabnya, diperlukan investigasi epidemiologi serta pemeriksaan sampel makanan dan laboratorium. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya dapat memberikan kejelasan mengenai sumber dan penyebab keluhan yang dialami para pelanggan.

detikFood telah meminta respons dan klarifikasi dari pihak restoran terkait laporan tersebut. Sementara itu, mereka menyampaikan permintaan maaf di laman Instagram @88seoul.id. Pihaknya juga menyatakan menghentikan sementara operasional restoran cabang 23 Paskal Bandung pada hari ini dan besok (8/10).

Saksikan Live DetikPagi:

Halaman 2 dari 2
(raf/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads