Sempat khawatir sulit mencari makanan vegan di Indonesia, penulis asal California ini justru menemukan banyak hidangan lokal yang cocok disantap tanpa daging. Apa saja menunya?
Makanan tradisional Indonesia menawarkan banyak pilihan berbahan dasar nabati yang menarik dicicipi. Hal ini juga dirasakan Justine, penulis vegan asal California, Amerika Serikat, yang pernah tinggal di Jakarta sebelum pindah ke Dubai.
Awalnya, ia sempat khawatir kesulitan mencari makanan tanpa daging karena selama bepergian di Jawa dan Bali lebih sering mengandalkan nasi goreng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menetap di Jakarta, pandangannya berubah. Justine menemukan banyak makanan lokal yang cocok untuk vegetarian dan beberapa di antaranya dapat menjadi pilihan vegan dengan memperhatikan bahan serta pelengkapnya.
Dilansir dari Travel Lush (02/10/2026), mulai dari gorengan hingga sayur berkuah, berikut lima makanan vegetarian tradisional Indonesia yang direkomendasikannya.
1. Bakwan Jagung
Ilustrasi bakwan jagung Foto: Shutterstock |
Saat tinggal di Jakarta, bakwan menjadi salah satu makanan favorit Justine. Gorengan ini mudah ditemukan di berbagai warung dan pedagang kaki lima di Indonesia.
Bakwan jagung umumnya dibuat menggunakan tepung beras yang dicampur jagung, wortel, dan kol, kemudian diberi bumbu seperti lada, garam hingga daun jeruk agar harum.
Di sejumlah daerah, makanan ini juga dikenal sebagai dadar jagung atau perkedel jagung. Justine menyebut bakwan biasa disantap bersama cabai rawit segar yang memberikan sensasi pedas.
Namun, kaum vegan perlu memperhatikan jenisnya karena terdapat bakwan udang yang menggunakan udang sebagai bahan tambahan. Karena itu, sebaiknya periksa komposisi perkedel jagung sebelum membeli.
2. Sayur Lodeh
Ilustrasi sayur lodeh Foto: Getty Images/Rudi Kurnia Putra |
Sayur lodeh menjadi pilihan makanan vegetarian tradisional lainnya yang direkomendasikan Justine. Hidangan berkuah santan ini biasanya berisi aneka bahan nabati, seperti jagung, nangka muda, cabai, kacang panjang, hingga tempe.
Perpaduan santan dan beragam sayuran membuat hidangan ini terasa gurih sekaligus mengenyangkan. Meski sebagian besar bahannya berasal dari tumbuhan, Justine mengingatkan bahwa beberapa penjual dapat menggunakan kaldu berbahan hewani dalam racikannya.
Karena itu, kaum vegan sebaiknya menanyakan terlebih dahulu bahan kaldu yang digunakan sebelum memesan. Jika dibuat sepenuhnya dengan bahan nabati, sayur lodeh bisa menjadi salah satu pilihan makanan lokal yang cocok untuk pola makan vegan.
3. Sayur Asem
Ilustrasi sayur asem Foto: Getty Images/Ade lukmanul Hakim |
Berbeda dari sayur lodeh yang gurih karena santan, sayur asem khas Betawi ini menawarkan rasa asam yang menyegarkan. Menurut Justine, hidangan ini mudah ditemukan, mulai dari warung kaki lima hingga restoran.
Kuahnya menggunakan asam jawa yang memberikan rasa asam khas tanpa harus mengandalkan bahan hewani. Isi sayur asem dapat berupa nangka muda, kacang panjang, dan potongan jagung. Justine juga menilai hidangan ini relatif lebih mudah dipilih oleh vegetarian karena jarang dibuat menggunakan bahan berbasis hewani.
Meski demikian, vegan tetap perlu memastikan racikan setiap tempat makan karena resep dan bahan tambahan yang digunakan bisa berbeda-beda di setiap daerah maupun penjual.
4. Gado-gado
Gado-gado Kartanegara yang legendaris juga terkenal enak dan favorit banyak tokoh. Foto: Instagram : @hey_toodles |
Selama bepergian di Indonesia, Justine mengaku sering menyantap gado-gado bisa dibilang sebagai salad sayur dari Indonesia. Hidangan ini terdiri dari aneka sayuran, seperti wortel, kacang panjang, mentimun, dan kol, yang dilengkapi tahu serta tempe.
Seluruh bahan kemudian disiram saus kacang yang kental dan gurih. Namun, gado-gado pada umumnya juga dilengkapi telur rebus sehingga kaum vegan perlu memesannya tanpa telur.
Kerupuk yang menjadi pelengkap juga perlu diperhatikan karena beberapa jenis menggunakan udang sebagai bahan atau perasanya.
Dengan menghilangkan bahan hewani tersebut dan memastikan saus kacangnya tidak mengandung bahan hewani, gado-gado dapat dinikmati sebagai makanan vegetarian yang mengenyangkan.
5. Tempe
ilustrasi orek tempe Foto: Getty Images/iStockphoto/ferlistockphoto |
Tempe menjadi salah satu bahan makanan yang membuat Justine antusias ketika pertama kali datang ke Indonesia. Makanan berbahan kedelai fermentasi ini sangat mudah ditemukan dan diolah menjadi berbagai hidangan.
Tempe dapat digoreng sederhana sebagai camilan, dijual oleh pedagang kaki lima, atau dimasak menjadi lauk dengan beragam bumbu.
Justine juga menemukan banyak olahan tempe ketika makan di tempat makan lokal, sehingga memudahkannya memilih makanan tanpa daging dengan harga relatif terjangkau.
Tempe pada dasarnya berbahan nabati, tetapi kaum vegan tetap perlu memperhatikan cara pengolahannya. Bumbu, saus, atau bahan tambahan dalam suatu masakan tempe bisa saja mengandung produk hewani.






KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN