Jangan Langsung Disendok! Nasi Matang Perlu Diaduk Dulu

Jangan Langsung Disendok! Nasi Matang Perlu Diaduk Dulu

Riska Fitria - detikFood
Jumat, 02 Okt 2026 12:30 WIB
nasi putih Jepang
Foto: Shutterstock/Getty Images
Jakarta -

Masak nasi di rice cooker ada tekniknya agar menghasilkan nasi pulen enak. Ternyata nasi perlu diaduk setelah matang agar teksturnya lebih empuk dan tidak menggumpal. Ini penjelasan ilmiahnya.

Memasak nasi dengan rice cooker memang praktis. Cukup masukkan beras dan air, tekan tombol, lalu tunggu hingga nasi matang.

Namun, ternyata masih ada satu langkah setelah nasi matang yang menjadi perdebatan, yaitu apakah nasi perlu diaduk sebelum disendok? Kebiasaan ini ramai dibahas oleh pengguna internet di Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian orang menganggap nasi sebaiknya diaduk terlebih dahulu agar teksturnya tetap pulen dan tidak menggumpal. Namun, ada pula yang merasa nasi bisa langsung disendok tanpa perlu melakukan langkah tambahan.

Penjelasan ilmiah pentingnya aduk nasi

Ilustrasi memasak nasi di rice cookerIlustrasi memasak nasi di rice cooker Foto: dok. Shutterstock

Perdebatan tersebut kemudian mendapat penjelasan dari Tiger, salah satu produsen rice cooker ternama asal Jepang. Melalui situs resminya, Tiger menjelaskan bahwa ada alasan ilmiah di balik kebiasaan mengaduk nasi setelah matang.

ADVERTISEMENT

Menurut Tiger, ketika proses memasak selesai, masih terdapat cukup banyak kelembapan di bagian permukaan atau lapisan atas nasi.

Jika dibiarkan begitu saja, bagian tersebut bisa menjadi terlalu lembap dan membuat butiran nasi saling menempel, seperti yang dikutip dari SoraNews24 (30/9).

Kondisi ini dapat menyebabkan nasi menggumpal dan bagian tertentu menjadi lebih keras. Karena itu, jika ingin mendapatkan nasi dengan tekstur lembut dan pulen, Tiger menyarankan untuk segera mengaduknya setelah matang.

Cara mengaduk nasi yang benar

Nasi putihNasi putih Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/kazoka30

Mengaduk nasi ternyata tidak boleh dilakukan sembarangan. Tiger juga memberikan teknik khusus agar butiran nasi tidak rusak atau menjadi terlalu padat.

Caranya, gunakan ujung centong nasi untuk membuat pola tanda tambah di permukaan nasi. Setelah itu, masukkan centong ke salah satu celah tersebut dan angkat nasi secara perlahan dari bagian bawah.

Nasi kemudian diangkat dari bagian tengah menuju sisi panci. Teknik ini membantu menyebarkan kelembapan berlebih yang menumpuk di bagian tertentu sehingga tekstur nasi menjadi lebih merata dan pulen.

Perbedaan selera soal tekstur nasi

nasi putih Jepangnasi putih Ilustrasi Foto: Shutterstock/Getty Images


Meski begitu, tidak semua orang Jepang menganggap mengaduk nasi sebagai hal yang wajib dilakukan. Beberapa pengguna internet justru mengaku lebih menyukai tekstur nasi yang sedikit lebih keras ketika tidak diaduk setelah matang.

Sebagian lainnya juga merasa perbedaan teksturnya tidak terlalu signifikan sehingga tidak cukup untuk membuat mereka selalu mengaduk nasi setiap kali memasak.

Ada pula yang memilih tidak mengaduk karena nasi yang tetap utuh dalam panci lebih mudah dibungkus dengan plastik dan dibekukan untuk disantap kemudian.

Artinya, mengaduk nasi setelah matang sebenarnya kembali pada tekstur yang disukai masing-masing orang.

Namun, jika ingin mendapatkan nasi yang lebih lembut, pulen, dan memiliki kelembapan yang merata, cara yang disarankan Tiger adalah segera mengaduk nasi setelah proses memasak selesai.

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Masak Nasi Hainan Praktis dengan Sharp 8in1 Rice Cooker"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads