×
Ad

Punya Gelar PhD, Dokter Ini Banting Setir Jual Sarapan dan Antar Makanan

Sonia Basoni - detikFood
Rabu, 30 Sep 2026 18:30 WIB
Foto: Site News
Jakarta -

Punya gelar PhD dan karier moncer sebagai dokter, wanita ini justru memilih jalan karier berbeda. Kini ia mengantar makanan, jualan sarapan, hingga bernyanyi di pub.

Liu Zihan memilih meninggalkan kariernya sebagai dokter dan peneliti untuk menjalani kehidupan yang jauh berbeda. Wanita 31 tahun asal China itu kini mengisi hari dengan berbagai pekerjaan paruh waktu, termasuk mengantar makanan, berjualan sarapan, hingga bernyanyi di pub.

Dilansir dari South China Morning Post (30/09/2026), sebelum mengambil keputusan tersebut pada Februari lalu, Liu bekerja sebagai psikiater sekaligus peneliti pascadoktoral di sebuah rumah sakit Grade 3A di Zhuhai, Provinsi Guangdong.

Rumah sakit dengan klasifikasi tersebut termasuk dalam tingkatan tertinggi di China.

Punya Gelar PhD, Dokter Ini Banting Setir Jual Sarapan dan Antar Makanan Foto: Site News

Perjalanan akademiknya juga panjang. Liu pernah bersekolah di Hengshui High School, kemudian masuk sekolah kedokteran Sichuan University.

Ia melanjutkan pendidikan di Faculty of Health Sciences, University of Macau, hingga meraih PhD pada 2022 ketika berusia 27 tahun.

PhD atau Doctor of Philosophy merupakan gelar akademik tingkat doktor yang diperoleh melalui pendidikan dan penelitian lanjutan.

Meski memiliki pendidikan tinggi dan pekerjaan mapan, Liu merasa kehidupan tersebut bukan yang diinginkannya. Butuh waktu sekitar dua tahun hingga akhirnya ia memutuskan berhenti dari pekerjaan penuh waktu.

Setelah mengundurkan diri, Liu sempat bepergian sebelum mencoba berbagai pekerjaan. Dunia kuliner justru menjadi bagian dari kehidupan barunya. Ia berjualan menu makanan untuk sarapan dan menjadi pengantar makanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dari pekerjaan tersebut, Liu bertemu orang-orang yang mengelola restoran, pub, dan warung makanan. Menurutnya, mereka memiliki sikap optimist, tangguh, dan santai yang jarang ia temukan dalam kehidupan sebelumnya. Liu juga terkesan dengan solidaritas sesama pekerja.

Punya Gelar PhD, Dokter Ini Banting Setir Jual Sarapan dan Antar Makanan Foto: Site News

"Pengantar makanan saling berbagi informasi lalu lintas, sementara penyanyi pub dan pemilik warung makan saling menjaga. Dibandingkan nilai dan persaingan, ada hal yang jauh lebih penting, seperti kepedulian dan dukungan," ungkapnya.

Tak sepenuhnya meninggalkan latar belakang medis, Liu masih bekerja paruh waktu sebagai terapis. Musik juga menjadi bagian penting dari kehidupan barunya. Ia bernyanyi di sebuah pub dan bermimpi menggelar konser suatu hari nanti.

Orang tua Liu sempat bingung dengan pilihannya untuk berjualan makanan dan menjadi kurir makanan, meski orangtuanya selalu bangga dengan gelar PhD dan profesinya sebagai dokter.

Namun, mereka perlahan menerima keputusan tersebut setelah Liu menjelaskan bahwa masih banyak pengalaman baru yang ingin dijalaninya.

Kini Liu menikmati kehidupan sebagai pekerja paruh waktu dengan lebih santai. Ia juga berharap perjalanan hidupnya kelak dapat menginspirasi banyak orang dan diangkat menjadi film.



Simak Video "Video: Bila Serangga Jadi Menu Makan Gratis, Seperti Apa Penyajiannya?"

(sob/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork