Biji kopi dari berbagai negara punya rasa dan aroma berbeda-beda. Mulai dari yang punya sentuhan cokelat hingga seperti buah, berikut panduan kopi berdasarkan asal benuanya!
Secara garis besar, biji kopi dibagi menjadi dua jenis spesies tanaman, yaitu Arabika dan Robusta. Namun, setiap spesies punya beragam variasi turunan dengan ciri khas rasa dan aroma yang berbeda-beda.
Belum lagi faktor kopi yang juga ditanam di berbagai belahan dunia. Menghasilkan biji kopi dengan karakteristik tergantung kondisi tanah dan lingkungan di negara asalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biji kopi dari satu negara mungkin punya aroma dan rasa yang lebih seperti cokelat atau kacang. Di sisi lain ada juga kopi dari negara lain yang lebih dominan aroma dan rasa buah atau floral segar.
Mengetahui karakteristik kopi dari setiap benua bisa membantumu menemukan jenis kopi yang sesuai dengan selera.
Dilansir dari Food and Wine (27/08/2026), berikut karakteristik kopi dari 4 benua berbeda!
1. Amerika Tengah
Biji kopi asal Amerika Tengah biasanya punya rasa cenderung asam. Foto: iStock |
Biji kopi asal Amerika Tengah cocok bagi barista pemula, berpengalaman, atau pecinta kopi yang suka dengan karakteristik menyegarkan.
Kopi yang ditanam di wilayah ini cenderung cerah dan asam. Umumnya memiliki body atau tingkat kekentalan sedang hingga penuh dengan catatan rasa beragam. Mulai dari jeruk, buah-buahan kering, dan terkadang dengan sentuhan cokelat dan kacang-kacangan.
Salah satu negara penghasil kopi terpopuler di benua ini adalah Guatemala. Biji kopi Guatemala dikenal punya cita rasa yang lembut dengan rasa dan aroma cenderung seperti dark chocolate, karamel, dan jeruk.
Jika suka karakteristik yang lebih cerah, mungkin akan suka dengan biji kopi dari Costa Rica. Kopi dari negara ini manis lembut, dengan perpaduan rasa madu, karamel, jeruk, vanila, dan ada sentuhan cokelat.
Bagi yang baru pertama kali mencoba kopi dari Amerika Tengah, Heidi Rasmussen, direktur UDC education, quality & sustainability untuk illycaffè North America menyarankan memulainya dengan mencicipi beberapa kopi yang dipanggang dalam tingkatan sedang.
Biji kopi ini memungkinkan aroma alami kopi, seperti buah kering, cokelat, kacang-kacangan, dan karamel lebih menonjol.
Sedangkan jika mencoba biji kopi dipanggang ringan, aroma-aroma ini mungkin kurang berkembang dan terasa dominan asam.
2. Amerika Selatan
Kalau di Brazil biji kopinya cenderung beraroma cokelat kacang dan karamel. Foto: iStock |
Beberapa biji kopi hijau paling berharga bisa ditemukan di Amerika Selatan. Karakteristiknya cenderung lembut, dengan tingkat keasaman rendah dan body sedang hingga penuh.
Jika minum kopi dari daerah ini, kamu bisa mengharapkan aroma cokelat, kacang yang dipanggang, dan karamel.
Brazil merupakan produsen kopi terkemuka di dunia. Umumnya menghasilkan biji kopi robusta bercita rasa kuat dengan aroma karamel, buah kering, dan cokelat.
Biji kopi ini sering digunakan dalam campuran racikan kopi tertentu karena memberikan dasar rasa netral yang cocok jika dipadukan dengan biji kopi lain.
Ada juga Kolombia yang punya biji kopi dengan cita rasa lebih cerah daripada Brazil. Biji kopi dari negara ini lebih lembut, manis, dengan aroma jeruk dan beri merah yang cerah.
Kopi Kolombia juga populer dipadukan dengan berbagai campuran karena memberikan dasar yang lebih cerah dan halus daripada kopi Brazil.
3. Afrika
Kalau ingin secangkir kopi yang memberikan pengalaman berbeda, bisa pilih biji kopi asal Afrika. Biji kopi single-origin asal Afrika dikenal cenderung asam dengan aroma buah dan bunga yang hampir menyerupai teh.
Ketika menyeruput biji kopi Afrika, kamu akan merasakan kesegarannya di langit-langit mulut. Lalu dilanjut dengan aroma jeruk dan beri setelahnya.
Ketinggian wilayah di Ethiopia membuat biji kopinya punya cita rasa lebih asam dan ringan. Kopi Ethiopia punya cita rasa lembut dengan aroma, seperti melati dan chamomile.
Rwanda merupakan negara penghasil biji kopi populer lainnya di Afrika. Biji kopi dari negara ini cenderung menghasilkan cita rasa cerah dan menyegarkan, dengan sentuhan seperti brown sugar, karamel, serta aroma bunga melati dan jeruk yang segar.
4. Asia
Dari Asia ada biji kopi Sumatra yang terkenal berempah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Charnchai |
Jangan mengabaikan biji kopi dari benua Asia karena sebenarnya punya kompleksitas rasa yang sangat khas. Jika suka dengan biji kopi pekat, dengan sentuhan rasa 'gosong' seperti menggunakan biji kopi dipanggang gelap, cobalah cari kopi single-origin Asia.
Salah satu negara dengan biji kopi terbaik di Asia adalah India. Biji kopi dari negara ini terkenal kuat dengan sentuhan aroma kakao, lada hitam, dan kapulaga serta vanila yang lembut.
Daerah Sumatra di Indonesia juga termasuk yang terkenal dengan produksi kopinya. Kopi dari sini lebih condong ke aroma rempah-rempah daripada aroma kakao dan vanilla yang hangat seperti di kopi India.
Sembunyikan kutipan teks
Ketika menyeduh biji kopi Sumatra, kamu akan menemukan rasa yang halus dan kaya, dengan aroma rempah-rempah seperti kayu manis dan cengkeh.
Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/sob)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN