Viral di media sosial sebuah video memperlihatkan makanan apa saja yang dimakan para biksu di wihara India. Semua makanan disiapkan sejak dini hari. Ini dia menunya!
Wihara identik dengan suasana tenang dan kehidupan yang sederhana. Namun, pernahkah terpikir seperti apa makanan yang disantap para biksu yang tinggal dan menjalani aktivitas sehari-hari di dalam wihara?
Seorang biksu bernama Ten Zin membagikan video yang memperlihatkan aktivitas di dapur sebuah biara Buddha di Spiti, Himachal Pradesh, India, lapor Times of India (19/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video tersebut, ia menunjukkan bagaimana para biksu bekerja sama menyiapkan makanan untuk sarapan dan kebutuhan makan sehari-hari.
Makanan para biksu di wihara. Foto: Instagram/@tenzin_tashi_123 |
Para biksu terlihat membagi tugas di dapur, mulai dari memotong sayuran, menyiapkan adonan, hingga memasak makanan.
Untuk sarapan biasanya terdiri dari roti dan teh hangat yang dibuat dalam jumlah banyak untuk disantap bersama. Roti yang disajikan juga berbeda dari chapati pada umumnya.
Roti tersebut dikenal sebagai bolep korkun dan memiliki bentuk lebih tebal, tetapi menurut Ten Zin, teksturnya tetap mudah disobek dan disantap.
Menu makanan di wihara tidak selalu sama setiap hari. Pada hari tertentu, para biksu menyantap roti dengan sayuran, sementara pada kesempatan lain tersedia biryani sebagai menu makan bersama.
Ada pula hidangan khusus bernama chura baklap yang disajikan pada momen tertentu. Hidangan ini berupa roti pipih khas Tibet yang diisi dengan chura, yaitu jenis keju khas Tibet.
Makanan para biksu di wihara. Foto: Instagram/@tenzin_tashi_123 |
Menurut Ten Zin, chura baklap sebenarnya merupakan hidangan sederhana. Namun, proses membuatnya bersama-sama dengan seluruh tim dapur membuat makanan tersebut terasa lebih istimewa.
Kegiatan memasak di dapur biara juga membutuhkan koordinasi karena setiap orang memiliki tugas masing-masing.
Ada yang bertanggung jawab membuat roti, menyiapkan sayuran, memasak nasi goreng, hingga menyelesaikan hidangan lainnya.
Dalam video lain, Ten Zin memperlihatkan proses pembuatan roti tebal yang menjadi salah satu makanan khas di biara tersebut.
Ia bahkan menyebut ada candaan bahwa roti itu terlihat sangat tebal hingga seolah membutuhkan gergaji untuk memotongnya.
Persiapan sarapan para biksu dimulai sejak dini hari, sekitar pukul 01.00 atau 02.00. Mereka bekerja bersama menggiling dan membentuk adonan menjadi roti, kemudian memasaknya di atas wajan agar makanan siap disajikan.
Selain bertugas di dapur, para biksu juga memiliki kegiatan lain. Ten Zin mengatakan setiap biksu mendapat giliran tugas di dapur sekitar dua kali dalam sebulan, sementara pada malam hari mereka biasanya mengikuti kelas.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN