5 Fakta Warung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New York

5 Fakta Warung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New York

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 21 Sep 2026 16:00 WIB
Warung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New York
Foto: Site Culinary/Visual
Jakarta -

Di tengah hiruk pikuk New York, Amerika Serikat, ada restoran Indonesia dengan ukuran yang tak biasa. Namanya Warung Selasa, tempat makan mungil yang tersembunyi di dalam toko kelontong bernama Indo Java di kawasan Queens.

Meski hanya memiliki satu meja dan empat kursi plastik, salah satu tempat makan terkecil di dunia ini dikenal lewat masakan rumahan Indonesia yang berganti setiap pekan.

Pengunjung bahkan perlu memantau menu yang akan disajikan lewat unggahan Instagram atau ke toko. Pemantauan sebaiknya dilakukan sebelum datang karena hidangan yang tersedia sangat terbatas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari berbagai sumber (21/09), berikut lima fakta menarik Warung Selasa di New York yang menjadi salah satu restoran terkecil di dunia.

ADVERTISEMENT

1. Berawal dari Kerinduan pada Masakan Indonesia

Warung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New YorkWarung Selasa dirintis Anastasia Dewi Tjahjadi. Foto: Site Culinary/Visual

Warung Selasa dirintis Anastasia Dewi Tjahjadi, salah satu pemilik Indo Java, toko kelontong yang menjual produk dari Indonesia sejak 2008.

Warung makan ini hadir pada musim semi 2016, setelah restoran lokal milik Indo Java, yaitu Java Village tutup. Setelahnya, Dewi memutuskan lanjut memasak makan siang khas Indonesia seminggu sekali di bagian belakang tokonya untuk memenuhi kerinduan diaspora Indonesia di New York terhadap masakan rumahan.

"Sebelum ada toko Indonesia. Banyak orang Indonesia yang sulit menemukan bahan dari Indonesia untuk mengobati rindu. Di sini orang Indonesia akan berbelanja dan berbincang dengan bahasa Indonesia. Itulah impian kita dan kini semuanya terwujud," cerita Dewi dikutip dari Great Big Strory (21/09).

Namanya juga sederhana tetapi punya makna khusus. "Warung" merujuk pada kedai kecil khas Indonesia, sedangkan "Selasa" dipilih karena tempat makan ini beroperasi pada hari tersebut. Konsep sederhana itu kemudian berkembang dan menarik perhatian pencinta kuliner di New York.

2. Hanya Punya Satu Meja

Warung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New YorkWarung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New York Foto: Site Culinary/Visual

Ukurannya yang sangat mungil membuat Warung Selasa dikenal sebagai salah satu restoran terkecil di dunia dan kerap disebut sebagai salah satu tempat makan terkecil di New York.

Tak ada ruang makan luas seperti restoran pada umumnya. Area makannya justru berada di ujung lorong sempit di antara rak-rak Indo Java. Hanya tersedia satu meja lipat kecil dengan total empat kursi.

Saking sempitnya, pelanggan yang sedang makan terkadang harus bergeser ketika pengunjung toko melintas untuk mengambil mie instan, sambal botolan, atau kebutuhan lainnya. Suasana sederhana ini justru menjadi ciri khas Warung Selasa.

Warung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New YorkWarung Selasa, Viral jadi tempat ngonten. Foto: TikTok

Bahkan kini popularitasnya terus meroket karena banyaknya food vlogger hingga konten kreator dari berbagai negara yang penasaran ingin makan di restoran terkecil di New York ini.

3. Tak Punya Menu Tetap

Warung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New YorkWarung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New York Foto: Site Culinary/Visual

Jangan berharap menemukan buku menu ketika makan di Warung Selasa. Tempat ini menerapkan konsep tanpa menu tetap karena Dewi hanya menyiapkan satu hidangan berbeda setiap Selasa.

Pilihannya ditentukan berdasarkan bahan belanja mingguan dan hidangan yang ingin dimasaknya saat itu. Karena jumlah porsinya terbatas, pelanggan biasanya perlu mencari tahu menu terlebih dahulu melalui akun Instagram Warung Selasa pada akhir pekan.

Setelah menu diumumkan, mereka dapat melakukan pemesanan awal agar tidak kehabisan. Sistem tersebut membuat pengalaman bersantap di sini selalu berbeda, sekaligus mempertahankan karakter Warung Selasa sebagai tempat makan rumahan yang sederhana.

4. Sajikan Masakan Rumahan Indonesia

Warung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New YorkWarung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New York Foto: Site Culinary/Visual

Keunggulan Warung Selasa terletak pada hidangan Indonesia yang dibuat bergantian setiap pekan. Dewi mempelajari keterampilan memasaknya langsung dari sang ibu di Indonesia.

Bumbu dasar juga diracik sendiri dari awal. Pilihan yang pernah disajikan cukup beragam, sate lilit khas Bali, rendang minang, pempek, nasi campur dengan sayur asem, ikan kembung goreng dan dendeng, nasi gudeg khas Yogyakarta, soto ayam Madura, nasi pecel, hingga bebek goreng sambal hijau.

Penyajiannya dibuat sederhana dengan alas daun pisang. Beberapa hidangan juga dilengkapi rempeyek kacang, bakso, kerupuk udang, serta sambal ulek segar yang membuat nuansa masakan rumahan Indonesia semakin terasa.

"Kalau biasanya chef di restoran bersembunyi di dapur. Saya suka berbicara dengan pelanggan kami saat menyajikan makanan. Jadi kita bisa berbagi cerita," ungkap Dewi.

5. Dilirik Media Amerika

Warung Selasa, Restoran Indonesia Terkecil di Dunia dari New YorkWarung Selasa berhasil mendapat perhatian media kuliner Amerika Serikat. Foto: New York Times

Meski warung makan ini hanya menempati sudut sempit di dalam toko kelontong, Warung Selasa berhasil mendapat perhatian media kuliner Amerika Serikat.

Tempat makan ini pernah masuk dalam daftar restoran pilihan The New York Times dan dibahas dalam artikel mengenai tempat makan menarik yang berada di lokasi tak terduga.

Keunikannya memang bukan berasal dari ruang makan mewah, melainkan perpaduan tempat yang sederhana dengan masakan Indonesia.

Harga makanannya berada di kisaran USD 15 per porsi (Rp268 ribu). Dengan kapasitas satu meja lipat dan menu yang berubah setiap pekan, Warung Selasa menawarkan pengalaman bersantap Indonesia yang berbeda di tengah New York.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Potensi Besar Kuliner Indonesia Masuk Pasar Internasional "
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads