Kenalan dengan 7 Banchan Korea, Lauk Kecil yang Bikin Makan Makin Nikmat

Kenalan dengan 7 Banchan Korea, Lauk Kecil yang Bikin Makan Makin Nikmat

Beta Lukitasari Wijaya - detikFood
Senin, 21 Sep 2026 06:00 WIB
Ilustrasi banchan lauk pauk sampingan Korea
Foto: Getty Images/whitewish
Jakarta -

Banchan adalah hidangan pendamping kecil khas Korea yang selalu hadir menemani nasi. Jenisnya tak hanya kimchi atau acar, berikut 7 banchan yang populer di restoran

Banchan bukan sekadar hidangan pembuka, melainkan penyeimbang rasa dan tekstur dari hidangan utama. Di restoran Korea, kamu biasanya bakal disuguhi beberapa mangkuk banchan sekaligus.

Beberapa restoran bahkan memperbolehkan pelanggan untuk menambah banchan secara gratis. Jenis yang populer adalah kimchi dan namul (sayuran berbumbu). Namun sebenarnya ada banchan menarik lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip Taste Korean Food (19/9), berikut 7 variasi banchan Korea yang menarik dicicipi:


1. Kimchi Lobak (Kkakdugi)

Kimchi lobak potong dadu ini menawarkan tekstur renyah dan rasa yang sedikit lebih manis dibandingkan kimchi sawi putih.

Potongan lobak ini terasa renyah, bahkan setelah melewati proses fermentasi. Kkakdugi menjadi banchan favorit yang sangat pas dinikmati bersama sup hangat maupun hidangan rebusan.

ADVERTISEMENT

2. Acar Lobak (Danmuji)

danmuji, mangga, gopchang, makanan favorit member MAMAMMOOdanmuji, mangga, gopchang, makanan favorit member MAMAMMOO Foto: iStock

Acar lobak berwarna kuning cerah ini merupakan banchan wajib untuk sajian barbekyu Korea. Warnanya yang khas didapat dari pewarna alami buah gardenia.

Rasanya manis lembut, berpadu tekstur renyah. Menyantapnya menghadirkan kontras menyegarkan yang mampu menetralisir hidangan bercita rasa pedas serta menyeimbangkan hidangan daging yang kaya lemak.

3. Namul Bayam (Sigeumchi Namul)

Sigeumchi namul adalah salah satu banchan tradisional yang paling digemari. Bayam cukup direbus sebentar, lalu dibumbui dengan minyak wijen, bawang putih, dan kecap asin.

Metode sederhana ini menghasilkan hidangan bergizi tinggi dengan perpaduan tekstur lembut sekaligus renyah, menjadikannya pelengkap sempurna untuk berbagai sajian utama.

4. Timun Bumbu (Oi Muchim)

Oi muchim terbuat dari irisan timun segar yang diaduk merata bersama saus pedas-manis berbahan dasar gochugaru, bawang putih, dan cuka.

Rasa segar dari banchan ini sangat menonjol, terutama saat disajikan pada musim panas. Kehadirannya sangat efektif untuk menyeimbangkan dan menyegarkan mulut setelah menyantap aneka daging panggang.

5. Akar Teratai Rebus (Yeongeun Jorim)

Banchan akar teratai rebus disajikan dengan lapisan saus kecap mengilap dan taburan biji wijen. Setiap irisan akar teratai menyerap saus gurih-manis secara sempurna, menawarkan tekstur empuk dengan kekenyalan yang pas.

Karena tampilannya yang menarik dan rasanya yang khas, banchan ini sering disajikan pada acara formal.

6. Telur Dadar Gulung (Gyeran-mari)

Omelet gulung khas Korea ini dimasak pada wajan datar dan disajikan dalam potongan rapi. Adonan telurnya kerap dicampur bersama irisan sayuran segar atau makanan laut.

Cita rasanya yang manis gurih serta teksturnya yang lembut menghadirkan nuansa menenangkan, sehingga sangat disukai oleh penikmat kuliner dari segala usia.

7. Cumi Kering Berbumbu (Ojingeochae-muchim)

Suwiran cumi kering ini dibalut dengan saus pedas-manis yang menggugah selera. Kombinasi tekstur cumi yang kenyal namun tetap juicy menjadikannya alternatif banchan favorit selain kimchi.

Ojingeochae-muchim adalah sajian praktis bercita rasa kuat yang sangat cocok dinikmati bersama nasi hangat maupun sebagai teman minum dalam budaya kuliner Korea.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video K-Talk: Dinamika Ahn Sung Jae 'Culinary Wars' Temukan Jalannya Sebagai Chef"
[Gambas:Video 20detik] (yms/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads