Seorang Penumpang difabel tuli memuji kru Thai Airways yang menggambar pilihan menu di pesawat. Cara sederhana ini membuatnya lebih mudah memilih makanan.
Penerbangan tak hanya soal tiba di tujuan, tetapi juga pengalaman selama berada di udara. Salah satunya ketika penumpang yang berkubuthkan khusus membutuhkan bantuan untuk berkomunikasi.
Sebuah pengalaman di kabin Thai Airways baru-baru ini mencuri perhatian. Cara sederhana kru membantu seorang penumpang membuat momen makan di pesawat terasa lebih berkesan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Thaiger (18/9/2026), penumpang tersebut adalah Jose Irish Pascual yang terbang dari Manila menuju Bangkok. Ia penyandang tuli yang mengalami kendala komunikasi saat memilih makanan.
Seorang penumpang tuli merasa tersentuh dengan pelayanan kru maskapai Thai Airways. Foto: Jose Irish Pascual |
Alih-alih hanya menjelaskan pilihan makanan secara lisan, kru Thai Airways memilih cara yang lebih mudah dipahami. Mereka menggambar pilihan menu dan meletakkan ilustrasinya di dekat kursi Pascual.
Gambar tersebut membuat Pascual bisa melihat pilihan makanan yang tersedia tanpa harus mengandalkan komunikasi verbal. Ia kemudian dapat menentukan hidangan yang diinginkannya dengan lebih mudah.
Dalam menu yang ditawarkan oleh kru Thai Airways itu tergambarkan menu pertama berupa ayam dan cabai yang artinya makanan pedas. Sementara gambar kedua terlihat salmon, saturan dan kentang.
"1. Tumis ayam dengan basil dengan nasi putih dan telur; 2. Pan seared salmon, bayam, dan kentang," tulis kru Thai Airways pada selembar kertas.
Pascual membagikan pengalaman tersebut melalui Facebook dan mengaku baru pertama kali mendapat perlakuan seperti itu selama bepergian. Ia mengaku terkesan karena cara tersebut membuat pilihan makanan menjadi lebih mudah.
Gambar menu makanan yang diberikan kepadanya membuat ia tersentuh sampai dibagikan pada media sosial. Foto: Thaiger |
"Saya awalnya sedikit malu karena mendapat perhatian seperti itu," ujar Pascual.
Menurut Pascual, tindakan kru tersebut menunjukkan bahwa komunikasi tidak selalu membutuhkan cara yang rumit. Ia menyebut pendekatan itu sebagai contoh kru yang memilih untuk bekerja dengan cerdas, bukan keras.
Ternyata maskapai Thai Airways sendiri memang menyediakan layanan khusus bagi penumpang dengan gangguan penglihatan maupun pendengaran.
Layanan tersebut menjadi bagian dari fasilitas aksesibilitas untuk membantu penumpang penyandang disabilitas.
Pascual pun berterima kasih kepada Thai Airways karena memberikan pengalaman yang lebih inklusif selama penerbangan.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN