Diduga Tolak Antar Menu Babi, Kurir Muslim Ini Minta Resto Batalkan Pesanan

Diduga Tolak Antar Menu Babi, Kurir Muslim Ini Minta Resto Batalkan Pesanan

Beta Lukitasari Wijaya - detikFood
Selasa, 15 Sep 2026 15:30 WIB
Kelakuan Kocak Netizen Saat Pesan Makanan Via Ojol Ini Bikin Ngakak
Foto: Ilustrasi iStock
Jakarta -

Seorang kurir makanan Muslim di Phuket, Thailand, diduga menolak mengantar pesanan menu babi. Ia meminta restoran membatalkannya. Langkah ini memicu perdebatan di media sosial.

eorang pemilik restoran di Phuket, salah satu destinasi wisata populer di Thailand, membagikan pengalamannya di akun Facebook pribadinya pada 7 September 2026.

Ia mengungkapkan kebingungan dan kekesalan setelah seorang kurir Muslim diduga menolak mengantar pesanan berisi hidangan babi. Dikutip dari Must Share News (14/9), unggahan tersebut kemudian viral dan menuai beragam komentar warganet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahannya, pemilik restoran itu menceritakan bahwa kurir tersebut awalnya datang untuk mengambil pesanan pelanggan seperti biasa.

Namun, setelah mengetahui isi pesanan adalah hidangan babi, kurir itu diduga menyatakan tidak dapat mengantarkannya karena alasan keyakinan agama. Ia lalu meminta pihak restoran membatalkan pesanan tersebut.

ADVERTISEMENT

Permintaan itu ditolak oleh pihak restoran karena berpotensi menimbulkan kerugian.

Kurir tersebut kemudian membatalkan pesanan secara sepihak dan meninggalkan lokasi, sebelum akhirnya pesanan diambil alih dan diantar oleh kurir lain.

Pengalaman Kocak Dimarahi Sopir Ojol Saat Pesan MakananMuslim yang berprofesi sebagai kurir makanan ini diduga meminta restoran membatalkan pesanan menu babi. Foto: X/Ilustrasi iStock

Pemilik restoran mengaku ini bukan pertama kalinya ia mengalami kejadian serupa, melainkan sudah ketiga kalinya.

Ia menyebut, penolakan kurir berbasis keyakinan agama terhadap pesanan tertentu, khususnya yang mengandung babi, bukan hal baru dalam industri layanan pesan-antar makanan.

Dari pengalaman itu, ia pun mempertanyakan apakah aturan dalam Islam benar-benar melarang seorang Muslim menyentuh kantong plastik berisi hidangan babi, sekalipun dalam kemasan tertutup rapat.

Setelah unggahannya menjadi perbincangan luas, pemilik restoran tersebut memberikan klarifikasi tambahan dalam wawancara bersama media lokal, Phuket Times.

Ia menegaskan tidak bermaksud memicu konflik melalui komentarnya. Dirinya menjelaskan bahwa pembatalan sepihak oleh kurir membuat pihak restoran menanggung kerugian, sekaligus menyebabkan keterlambatan pengiriman yang berujung pada ketidakpuasan pelanggan.

"Jika Anda seorang kurir, terkadang Anda tidak bisa memilih apa yang harus diantar," ujarnya, seperti dikutip dari Phuket Times.

Ia menambahkan, jika batasan keyakinan membuat pekerjaan sebagai kurir terasa terlalu sulit dijalani, mungkin lebih baik mencari pekerjaan lain yang lebih sesuai dengan prinsip agama yang dianut.

Identitas kurir maupun nama restoran yang bersangkutan tidak diungkap secara terbuka dalam unggahan tersebut. Hingga artikel ini dibuat, belum ada tanggapan resmi dari kurir yang dimaksud maupun pihak platform layanan antar terkait insiden ini.

(adr/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads