Ekspektasi tak sesuai realita! Niat menikmati Beef Wellington empuk, pelanggan ini justru dapat daging matang total yang keras seharga Rp300 ribu.
Mencicipi hidangan baru seharusnya menjadi pengalaman kuliner yang mengesankan bagi siapa saja. Namun, nasib kurang menyenangkan justru dialami oleh seorang pelanggan di Malaysia.
Pengalaman pertamanya menyantap sajian klasik bergengsi, yakni , justru berujung pada kekecewaan akibat kualitas makanan yang jauh dari standar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir WeirdKaya (9/9) seorang pengguna media sosial Threads bernama@arief_saibermembagikan pengalaman bersantapnya di sebuah restoran di kawasan Putrajaya.
Ia mengunggah bukti pemesanan satu porsi Beef Wellington seharga RM 68,90 atau sekitar Rp300 ribu. Sayangnya, sajian yang datang ke mejanya sama sekali tidak sepadan dengan harga yang harus dibayar.
Dalam unggahan bertajuk 'ekspektasi vs realitas' tersebut, Arief membandingkan foto di buku menu dengan hidangan asli.
Pada platform pemesanan, terlihat Beef Wellington berbalut kulit pastry keemasan dengan bagian tengah daging berwarna merah muda, khas tingkat kematangan medium-rare atau medium.
Ironisnya, hidangan yang disajikan justru memperlihatkan daging berwarna cokelat merata tanpa rona merah muda sedikit pun.
Ini menandakan daging tersebut dimasak terlalu matang (well-done).
Kepada WeirdKaya, Arief menuturkan bahwa insiden itu terjadi saat acara makan malam keluarganya.
Meski kecewa dengan tekstur daging yang dinilainya agak buruk dan alot, ia memilih tidak protes kepada staf restoran.
"Saya tidak melakukannya karena ini hanya makan malam keluarga dan saya tidak ingin merusak suasana," tuturnya.
Pria ini sempat berkelakar bahwa ia sama sekali tidak meminta dagingnya dimasak sampai di tahap 'selamat' (congratulations).
Kendati demikian, Arief tetap menghabiskan sebagian besar porsi makanannya dan memuji cita rasa komponen jamur pendamping
yang menurutnya cukup lezat.
Kisah ini sontak memicu perdebatan sengit di kalangan warganet Threads. Beberapa pihak berpendapat bahwa pelanggan umumnya tidak bisa meminta tingkat kematangan spesifik untuk sajian Beef Wellington.
Namun, mayoritas sepakat bahwa secara tradisional hidangan ini wajib disajikan dalam kondisi medium-rare.
Tidak sedikit warganet yang menilai kulit pastry di foto tersebut tampak terlalu matang. Sejumlah komentar menyarankan agar makanan itu dikembalikan langsung ke dapur.
Bahkan, ada yang menjulukinya sebagai "Beef Wellington terburuk" yang pernah mereka lihat, hingga melontarkan gurauan satir dengan mengubah nama hidangan asal Inggris tersebut menjadi "Beef welldoneington".
Beef wellington sendiri merupakan hidangan klasik populer di Inggris, berbahan daging sapi, biasanya tenderloin, yang dibungkus puff pastry yang dipanggang. Ciri khasnya memang menggunakan tingkat kematangan medium-rare.
Beef wellington kemudian dilengkapi jamur yang dicincang halus lalu dimasak hingga kadar airnya berkurang, memberi rasa gurih dan umami. Bumbunya bisa menggunakan mustard, thyme, bawang putih, atau rempah lainnya.
(adr/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN