Niat merayakan ulang tahun di restoran, wanita ini malah dibuat kecewa. Dessert yang disajikan justru diberi tulisan yang menyinggung kondisi disabilitasnya.
Mengutip People (31/08/2026), insiden kurang menyenangkan ini dialami oleh wanita bernama Antonia Sinibaldi asal New Jersey, Amerika Serikat, saat merayakan ulang tahunnya yang ke-29.
Antonia merupakan penyandang quadriplegia dan menggunakan kursi roda. Kondisi tersebut dialaminya setelah mengalami kecelakaan saat berusia dua tahun hingga menyebabkan cedera tulang belakang leher.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 20 Juni lalu, Antonia bersama keluarga dan teman-temannya makan malam di restoran Blu on the Hudson, Weehawken. Acara makan malam itu berjalan lancar hingga tiba waktunya sesi pemotongan kue.
Pesan Kue Ultah, Wanita Ini Malah Dapat Tulisan yang Menyinggung Foto: CBS New York |
Alih-alih mendapat ucapan manis, hidangan penutup yang disajikan ke mejanya justru bertuliskan 'Selamat Ulang Tahun kursi roda'. Kalimat tersebut ditulis langsung menggunakan saus cokelat di atas piring sajian.
"Hal itu membuat saya terkejut. Saya sama sekali tidak perlu diingatkan akan sesuatu yang sudah saya sadari sepenuhnya," ungkap Antonia mengekspresikan kekecewaannya.
Kejadian ini sontak viral dan mendapat sorotan di media sosisal. Pihak Blu on the Hudson akhirnya buka suara dan mengakui adanya kesalahan yang tidak disengaja dari tim mereka.
Melalui pernyataan resminya, perwakilan restoran menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Antonia dan pihak-pihak yang tersinggung. Mereka mengklaim insiden ini murni karena miskomunikasi dalam sistem pencatatan pesanan, bukan unsur kesengajaan.
"Prosedur standar kami adalah menggunakan nomor meja dan kursi yang tertera pada tiket untuk mengantarkan hidangan. Dalam kejadian ini, kata 'kursi roda' sebenarnya ditulis oleh pramusaji sebagai penanda lokasi pengantaran kue," jelas juru bicara restoran tersebut.
Pesan Kue Ultah, Wanita Ini Malah Dapat Tulisan yang Menyinggung Foto: CBS New York |
Sayangnya, catatan internal itu disalahartikan oleh bagian dapur dan justru dituliskan sebagai ucapan di atas piring. Restoran menegaskan tidak ada niat buruk atau diskriminasi di balik kejadian ini.
Mereka sudah mengevaluasi prosedur komunikasi antar staf agar kesalahan serupa tidak terulang.
Meski pihak restoran sudah memberikan klarifikasi, Antonia terlanjur kecewa dengan penanganan manajemen pada malam kejadian.
Saat rombongannya meminta penjelasan, mereka merasa tidak diperlakukan dengan hormat.
Manajer restoran yang bertugas saat itu disebut hanya menawarkan kompensasi berupa minuman tambahan tanpa memberikan penjelasan yang memuaskan.
"Orang-orang seharusnya paham untuk tidak terus-menerus menyinggung soal disabilitas saya dalam setiap kalimat," pungkas Antonia yang menyebut dirinya tidak memiliki niat untuk kembali bersantap di restoran tersebut.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN