Kehadiran kawanan semut di rumah, khususnya di dapur, sering kali bikin jengkel. Apalagi jika serangga kecil ini sudah mengerubungi banyak area.
Semut kerap bersarang di meja dapur, menyusup ke dalam stoples gula, lemari makanan, hingga area wastafel yang susah dibersihkan.
Semut memang selalu tertarik dengan sumber makanan, terutama yang berbau manis dan dibiarkan dalam kondisi tidak tertutup rapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, tahukah kamu kalau remahan makanan bukan satu-satunya alasan semut betah di dapur?
Melansir dari Food NDTV (27/8), semut rupanya juga sangat menyukai area yang lembap. Tidak jarang mereka membangun koloni atau bersarang di dekat wastafel dapur, sela-sela lantai kamar mandi, atau celah gelap di dalam kabinet.
Selain mengganggu kebersihan dan pemandangan, beberapa jenis semut rumahan bisa menggigit. Gigitannya sering kali meninggalkan rasa perih, gatal, atau bentol kemerahan di kulit akibat zat asam format yang mereka lepaskan saat merasa terancam.
Lalu, bagaimana cara mengusir semut secara efektif? Semut sangat mengandalkan jejak feromon (zat kimia alami yang mereka keluarkan) untuk menavigasi rute dari sarang menuju sumber makanan.
Aroma menyengat dari bahan-bahan alami bisa merusak jejak feromon ini, membuat mereka kehilangan arah dan akhirnya pergi.
Berikut 5 bumbu dapur yang ampuh mengusir semut tanpa perlu khawatir paparan zat kimia berbahaya:
1. Semprotan Cuka Putih
Semporotan cuka putih bisa membantu membasmi semut. Foto: Getty Images/iStockphoto/Marat Musabirov |
Cuka putih bukan cuma andalan untuk membersihkan noda membandel di dapur, tapi juga disinfektan dan pengusir hama yang luar biasa. Kandungan asam yang tinggi pada cuka sangat ampuh menghapus jejak bau feromon semut.
Cara pakainya mudah: campurkan cuka putih dan air bersih dengan perbandingan 1:1 di dalam botol semprot. Semprotkan secara merata ke area yang sering dilalui semut, seperti meja dapur setelah memasak, pinggiran jendela, hingga celah pintu. Biar lantai rumah makin aman, kamu juga bisa menuangkan sedikit cuka ke dalam campuran air pel harianmu.
2. Daun Salam yang Dihancurkan
Daun salam yang dihancurkan juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir semut. Foto: iStock |
Bumbu penyedap masakan Nusantara ini punya aroma khas yang tajam. Bagi manusia mungkin wanginya menggugah selera, tapi bagi serangga, aroma daun salam sangat menyengat dan tidak disukai.
Untuk memakainya, ambil beberapa lembar daun salam segar maupun kering, lalu remas atau hancurkan perlahan agar minyak esensial dan aromanya keluar maksimal. Letakkan di pojok-pojok kabinet dapur, di dekat celah pintu, atau selipkan di sebelah stoples bumbu. Jangan lupa ganti dengan daun yang baru jika aromanya sudah mulai hilang.
3. Taburan Bubuk Kunyit
Memakai taburan bubuk kunyit juga bisa dicoba nih. Foto: Getty Images/ollo |
Selain menjadi pewarna alami masakan, kunyit dikenal dengan sifat antimikroba dan baunya yang sangat kuat. Bubuk kunyit bisa berfungsi sebagai "garis batas" tak kasat mata bagi serangga.
Cukup taburkan garis tipis bubuk kunyit di area masuk semut atau sarang mereka. Bau khas dan tekstur bubuk dari kunyit akan membuat kawanan semut putar balik dan enggan melintasi area tersebut. Kelebihannya, bahan ini sangat aman digunakan meski kamu memiliki anak kecil atau hewan peliharaan di rumah.
4. Semprotan Cabai Merah dan Garam
Kalau bahan yang lebih ringan tidak cukup mempan, ramuan pedas ini bisa jadi senjata pamungkas. Kandungan capsaicin pada cabai memberikan efek panas yang sangat dihindari oleh semut.
Cara membuatnya: rebus 1 hingga 2 gelas air bersih bersama 1 sendok makan garam dan 2 sendok makan bubuk cabai merah. Biarkan mendidih hingga airnya sedikit menyusut dan sari cabainya terekstrak dengan baik.
Setelah benar-benar dingin, saring ampasnya dan masukkan air rebusan ke botol semprot. Aplikasikan cairan ini di pinggiran lantai yang sering dilalui semut. Hati-hati saat menyemprot, pastikan tidak terkena mata, ya!
5. Air Perasan Lemon
Sama halnya dengan cuka, tingkat keasaman (asam sitrat) dari perasan lemon bisa mengacaukan rute feromon semut secara instan. Nilai plusnya, dapurmu akan berbau wangi dan segar, tidak berbau tajam seperti saat menggunakan cuka.
Kamu bisa menyemprotkan campuran air dan perasan lemon segar di area meja dapur, atau sekadar meletakkan sisa potongan kulit lemon sehabis memasak di ambang jendela atau sudut rak piring untuk mencegah semut masuk kembali.
Selain rutin memanfaatkan kelima bahan dapur di atas, kunci utama agar semut tidak mampir kembali adalah rajin menjaga kebersihan. Pastikan tidak ada genangan air atau tumpahan makanan di area dapur.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN