TasteAtlas mempublikasikan peta dessert terbaik di Asia Tenggara. Ada beberapa camilan manis tradisional khas Indonesia yang bersaing dengan negara lain.
TasteAtlas kerap menjadi rujukan bagi pencinta kuliner untuk mengenal makanan tradisional dari berbagai negara. Kali ini, situs kuliner asal Kroasia tersebut merilis peta dessert atau camilan manis terbaik di Asia Tenggara.
Dalam peta yang dipublikasi, ada beberapa negara yang dicatat, termasuk Indonesia. Dalam daftar kuliner manis khas Indonesia, terdapat sejumlah makanan penutup yang mencerminkan kekayaan rasa dan budaya dari berbagai daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Camilan manis dari setiap daerah yang disertakan cukup banyak. Namun ada beberapa yang cukup mewakili dari Sabang hingga Merauke.
Baca juga: Keren! Pemuda 22 Tahun Bikin Bisnis Durian Keluarga Go Global
Berikut 5 dessert Indonesia yang masuk peta dessert TasteAtlas:
Legitnya Bika Ambon masuk dalam peta camilan manis di Asia Tenggara yang dibuat oleh TasteAtlas. Foto: Tim detikfood |
1. Bika Ambon
Bika Ambon merupakan kue tradisional yang identik dengan Medan, Sumatera Utara. Kue ini memiliki tekstur berserat dan berongga dengan rasa manis yang khas.
Warna kuning menjadi salah satu ciri yang mudah dikenali dari bika ambon. Aroma pandan dan santan juga membuat kue ini terasa semakin menggugah selera.
Bika Ambon kerap dijadikan oleh-oleh karena mampu bertahan cukup lama. Kue ini cocok dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi pada sore hari.
2. Odading
Odading merupakan jajanan tradisional berbahan dasar tepung terigu yang digoreng hingga mengembang. Bagian luarnya sedikit renyah, sementara bagian dalamnya terasa lembut.
Rasanya cenderung manis dengan aroma khas dari adonan yang digoreng. Odading biasanya disantap langsung sebagai camilan saat bersantai.
Jajanan ini juga populer dengan sebutan lain di sejumlah daerah. Bentuknya yang sederhana justru membuat odading mudah dikenali dan tetap menarik bagi pencinta jajanan tradisional.
3. Klepon
Klepon menjadi salah satu jajanan pasar yang sangat populer di Indonesia. Bola-bola kecil berwarna hijau ini dibuat dari tepung ketan dan biasanya diberi aroma pandan.
Bagian dalam klepon menyimpan gula merah cair yang akan meleleh saat digigit. Perpaduan rasa manis dan tekstur kenyal membuatnya punya sensasi yang khas.
Klepon kemudian dibalut dengan kelapa parut yang gurih. Kombinasi tersebut membuat rasa manisnya lebih seimbang dan tidak terasa berlebihan saat disantap.
Barongko juga ikut meramaikan daftar dessert tradisional Indonesia. Foto: iStock |
4. Barongko
Barongko merupakan makanan penutup tradisional khas Bugis, Sulawesi Selatan. Sajian ini dibuat dari pisang yang dihaluskan lalu dicampur dengan bahan lainnya.
Adonan barongko biasanya dibungkus menggunakan daun pisang sebelum dikukus. Cara memasak tersebut menghasilkan tekstur lembut dengan aroma daun pisang yang khas.
Rasa manis pisang menjadi karakter utama dari makanan ini. Barongko juga sering disajikan dalam berbagai kesempatan sebagai hidangan pencuci mulut tradisional.
5. Martabak Sagu
Martabak sagu merupakan makanan tradisional yang dikenal sebagai sajian khas Papua. Bahan utamanya berupa sagu yang kemudian diolah menjadi kudapan dengan cita rasa manis.
Tekstur martabak sagu terasa padat tetapi tetap lembut ketika disantap. Rasa manisnya berasal dari campuran gula merah yang menjadi bagian penting dalam sajian ini.
Kudapan ini menunjukkan bagaimana sagu dapat diolah menjadi makanan penutup. Martabak sagu juga menjadi salah satu contoh kekayaan kuliner tradisional dari Indonesia Timur.
Baca juga: Viral! Burger Keju Seberat 5 Kg Bikin Foodies Penasaran
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN