Sama-sama Menyegarkan, Kenali Bedanya 5 Es Campur Tradisional Nusantara

Sama-sama Menyegarkan, Kenali Bedanya 5 Es Campur Tradisional Nusantara

Diah Afrilian - detikFood
Senin, 10 Agu 2026 18:30 WIB
Es Campur Pa Oyen Bandung
Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Es doger, es puter, es podeng, es oyen, dan es goyobod sama-sama menyegarkan. Namun tiap jenisi es tersebut punya bahan, isian, tekstur, dan ciri berbeda.

Es tradisional Indonesia punya banyak variasi yang menyegarkan. Sajian ini juga memiliki cerita dan ciri khas yang membuatnya tetap digemari.

Di balik tampilannya yang sama-sama dingin dan manis, setiap sajian punya karakter berbeda. Ada yang berbahan santan, buah, hingga pelengkap kenyal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbedaan bahan dan cara penyajian membuat setiap es tradisional ini punya penggemarnya sendiri. Seperti es doger, es podeng, hingga es goyobod.

Berikut ini 5 perbedaan es campur khas Nusantara:

Slurrp! Manis Segar 20 Es Doger di SiniEs Doger penamaannya diambil dari istilah "dorong gerobak". Foto: .

1. Es Doger

Es doger dikenal sebagai salah satu minuman khas Cirebon, Jawa Barat. Nama 'doger' sendiri dipercaya berarti 'dorong gerobak' yang diambil dari cara pedagang es doger menjajakan esnya sambil mendorong gerobak.

ADVERTISEMENT

Bagian esnya dibuat dari santan yang gurih dan manis. Isiannya biasanya berupa tape singkong, ketan hitam, kelapa muda, dan pacar cina.

Perpaduan gurih santan dan manisnya isian membuat es doger terasa khas. Sajian ini juga sering diberi susu kental manis untuk menambah rasa creamy.

2. Es Puter

Es puter berbeda karena sebenarnya merupakan es krim tradisional Indonesia. Bahan utamanya berupa santan dan gula yang kemudian dibekukan.

Nama es puter berasal dari proses pembuatannya yang dilakukan dengan cara diputar. Teknik tersebut menghasilkan tekstur es yang lembut dan padat.

Nama es puter berasal dari proses pembuatannya yang dilakukan dengan cara diputar. Teknik tersebut menghasilkan tekstur es yang lembut dan padat.

3. Es Podeng

Es podeng masih memiliki hubungan erat dengan es puter. Dalam bahasa Madura, podeng berarti puter sehingga es podeng menggunakan es puter sebagai salah satu komponennya.

Berbeda dari es puter biasa, es podeng hadir dengan banyak pelengkap. Isinya dapat berupa roti tawar, alpukat, sagu mutiara, tape, kacang tanah, dan meses.

Susu kental manis biasanya ditambahkan untuk memberikan rasa manis dan creamy. Perpaduan es puter dan berbagai topping membuat teksturnya lebih kompleks.

Es OyenEs Oyen yang manis cocok disantap saat cuaca panas. Foto: Google Review

4. Es Oyen

Es oyen dikenal sebagai salah satu es campur yang populer dari Bandung. Sajian ini mengandalkan perpaduan buah dan aneka pelengkap dalam satu wadah.

Isinya antara lain alpukat, kelapa muda, nangka, kolang-kaling, dan pacar cina. Beberapa versi juga menggunakan agar-agar atau cincau sebagai pelengkap.

Es serut menjadi bagian penting dalam penyajiannya. Sirup dan susu kental manis kemudian ditambahkan untuk memberikan rasa manis dan tekstur yang lebih creamy.

5. Es Goyobod

Es goyobod merupakan minuman tradisional yang dikenal berasal dari Garut, Jawa Barat. Ciri khasnya adalah potongan goyobod yang memiliki tekstur kenyal.

Goyobod biasanya dibuat dari tepung hunkwe hingga menghasilkan tekstur yang lembut dan kenyal. Potongan ini kemudian dicampurkan bersama berbagai bahan pelengkap.

Dalam satu porsi, es goyobod dapat berisi alpukat, kelapa, kolang-kaling, dan roti. Sajian tersebut kemudian diberi es serut, santan, serta pemanis agar semakin segar.

Halaman 2 dari 2
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads