Sesal Gelar Resepsi Mewah, Pasangan Ini Bertahan Hidup dengan Mi Instan

Sesal Gelar Resepsi Mewah, Pasangan Ini Bertahan Hidup dengan Mi Instan

Diah Afrilian - detikFood
Kamis, 06 Agu 2026 19:00 WIB
Sesal Gelar Resepsi Mewah, Pasangan Ini Bertahan Hidup dengan Mi Instan
Foto: Weird Kaya
Jakarta -

Pasangan ini menyesal berutang Rp175 juta demi pesta pernikahan impian. Kini mereka kesulitan membeli makanan karena masih dibebani cicilan.

Seharusnya pernikahan menjadi awal kehidupan baru yang penuh kebahagiaan. Namun, keputusan finansial yang kurang matang bisa membawa dampak panjang.

Tak sedikit pasangan rela mengeluarkan biaya besar demi menggelar pesta impian. Sayangnya, setelah acara usai, beban ekonomi justru mulai terasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Weird Kaya, (5/8/2026), pasangan asal Malaysia membagikan kisah mereka setelah mengambil pinjaman RM40.000 atau sekitar Rp175 juta untuk biaya pernikahan. Mereka mengaku sejak awal hanya ingin menggelar pesta sederhana.

ADVERTISEMENT
catering wedding buffet for eventsSepasang pasutri asal Malaysia menyesal setelah menggelar pesta pernikahan mewah. Foto: Getty Images/iStockphoto/LElik83

Keinginan tersebut ternyata mendapat penolakan dari keluarga. Orang tua ingin mengundang lebih banyak tamu dan mengadakan resepsi di hotel.

Acara pernikahan berjalan sesuai harapan keluarga. Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama.

Suami yang bekerja sebagai pegawai administrasi mengambil pekerjaan tambahan. Ia menjadi pengantar makanan setelah jam kerja berakhir untuk melunasi cicilannya.

Sementara itu, sang istri mencoba menambah pemasukan. Ia berjualan melalui platform e-commerce meski hasilnya belum memuaskan.

Sesal Gelar Resepsi Mewah, Pasangan Ini Bertahan Hidup dengan Mi InstanKeduanya sampai harus bertahan hidup hanya dengan mi instan untuk melunasi cicilan hutangnya. Foto: Weird Kaya

Pasangan itu mengaku sampai kesulitan memenuhi kebutuhan harian. Bahkan membeli makanan pun terasa semakin berat karena harus mendahulukan pembayaran utang.

Selama dua bulan setelah menikah pasangan ini bahkan mengaku tak bisa makan degan nyaman. Keduanya menghabiskan hari-hari hanya makan di dapur.

Menunya pun tak berubah, hanya sekadar mie instan. Menu mie instan disajikan bukan karena mereka tak bisa masak, melainkan tak ada uang yang tersisa setelah mencicip tagihan hutangnya.

"Istriku saat itu memang benar. Pesta pernikahan hanya berlangsung sehari, tetapi hurang akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dibayar," ujar pria tersebut.



(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads