Pesanan makan pelanggan ini memicu perdebatan banyak orang terkait harganya yang murah. Untuk 8 buah samosa, harganya Rp 19 ribu saja!
Pesan makan online memang lebih praktis dan mudah, tapi harga makanan biasanya menjadi lebih mahal karena ada biaya admin hingga biaya platform yang ditambahkan. Belum lagi ketika pelanggan harus memberikan tip tambahan ke sopir ojek online.
Namun, tidak dengan pesanan makan online pelanggan ini. Dalam unggahan di X, seorang pengguna membagikan pengalaman usai memesan makan di aplikasi Swiggy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelanggan bernama Nalini Unagar bercerita kalau dia pesan 8 buah samosa di sebuah restoran. Kondisinya saat itu juga sedang hujan dan ia menginginkan sesuatu yang hangat dan menenangkan, lapor news18.com (2/8).
Begini tampilan samosa yang dibeli oleh pelanggan tersebut lewat Swiggy. Foto: X/@NaliniUnagar |
Pesanannya pun sesuai dengan yang dia harapkan, tetapi pelanggan ini terkejut sekaligus senang melihat total harganya. Delapan buah samosa itu hanya dibanderol seharga 104 rupee atau sekitar Rp 19.645.
Jika dilihat dari bukti screenshoot (tangkapan layar), delapan buah samosa dibanderol dengan harga βΉ180 (Rp 34.053). Swiggy juga menagih tambahan untuk biaya karena hujan (rain fee) seharga βΉ5 (Rp 944) serta biaya pajak GST seharga βΉ17.58 (Rp 3.321). Namun, di akhir, aplikasi tersebut memberi diskon besar. Bahkan biaya pengiriman atau delivery free nya digratiskan.
Meski senang, pelanggan ini merasa khawatir aplikasi Swiggy akan bangkrut karena memberi diskon besar.
Ini tagihan makan pelanggan tersebut setelah pesan lewat Swiggy. Foto: X/@NaliniUnagar |
Pelanggan tersebut menulis cuitan berbunyi, "Kepada @Swiggy, saya memesan 8 samosa besar secara online karena hujan. Harganya hanya βΉ104 (Rp 19.645). Jika Anda terus memberikan diskon seperti ini, Anda akan segera bangkrut."
Unggahan tersebut lantas viral, memicu perdebatan banyak orang terkait harga pengiriman makanan, penawaran restoran, dan apakah platform tersebut benar-benar murah hati atau hanya trik marketing semata.
Banyak pengguna membanjiri kolom komentar dengan tanggapan lucu.
Salah satu netizen berkomentar, "Lebih baik kamu mengembalikan diskon Rs100 (Rp 18.915) itu kalau kamu begitu peduli dengan keuangan Swiggy."
Netizen lain berspekulasi tentang alasan di balik harga diskon tersebut. Menurut salah satu netizen, mungkin Swiggy memberi diskon karena samosanya sudah berumur 5 hari.
"Samosanya sudah berumur 5 hari. Makanya didiskon sebesar itu, lebih baik daripada terbuang sia-sia," ujar netizen ini.
Namun, Nalini membalasnya dengan mengungkap jika rasa samosanya tetap enak, panas, dan masih terasa fresh atau segar.
Ada juga netizen yang berspekulasi mungkin diskon tersebut tidak didanai langsung oleh Swiggy, melainkan restoran. Tetapi pihak restoran tetap membebankan komisinya kepada Swiggy.
Di sisi lain ada netizen yang menepis kekhawatiran pelanggan terkait nasib Swiggy dengan berkomentar, "Bangkrut? Swiggy??? Mereka punya biaya lebih dari 18.000 crore (Rp 34 M) dalam cadangan mereka!"
(aqr/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN