Seduhan kopi bisa lebih kaya aroma dengan tambahan rempah. Ikuti tips memilih dan mencampur rempah untuk kopi berikut ini agar cita rasanya nikmat.
Menikmati secangkir kopi di pagi hari sudah menjadi rutinitas banyak orang. Namun, rasa kopi yang itu-itu saja terkadang membuat penikmatnya ingin mencoba sensasi baru.
Tak perlu menambahkan sirup atau krimer agar kopi terasa berbeda. Cukup gunakan rempah dapur yang bisa memperkaya aroma dan cita rasa seduhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai dari kapulaga, jahe, hingga kulit jeruk kering dapat dipadukan dengan kopi. Agar hasilnya tetap nikmat, ada beberapa cara mencampur rempah yang perlu diperhatikan.
Dikutip dari Serious Eats (20/5) berikut tipsnya:
1. Tambahkan rempah langsung saat menyeduh kopi
Kopi rempah ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/lexa7575 |
Kopi tak selalu harus dinikmati dengan rasa yang itu-itu saja. Menambahkan rempah saat proses seduh bisa memberi aroma baru yang lebih kaya.
Cara ini sudah lama dilakukan di beberapa negara Timur Tengah. Rempah dianggap menyatu dengan kopi, bukan sekadar pelengkap setelah diseduh.
Kapulaga menjadi rempah yang paling sering dipakai. Selain itu, kulit jeruk kering, jahe, dan kayu manis juga bisa digunakan.
2. Jangan terlalu banyak
Rempah memiliki aroma kuat sehingga cukup digunakan sedikit saja. Takaran berlebihan justru bisa menutupi cita rasa asli kopi.
Kapulaga, kulit jeruk kering, jahe, dan kayu manis menjadi pilihan yang cocok. Hindari mencampur terlalu banyak rempah sekaligus.
Perpaduan yang sederhana justru menghasilkan rasa yang lebih seimbang. Selain itu, takaran sederhana mampu memberi aroma yang lebih kaya.
3. Sesuaikan rempah dengan metode seduh
Wedang Kopi Jahe ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Karaidel |
Saat menyeduh kopi dengan metode French press, cocok pakai rempah utuh. Rempah akan terendam bersama kopi sehingga aromanya keluar perlahan.
Untuk metode seduh pour over, gunakan kapulaga yang sedikit dihancurkan. Hindari bubuk rempah karena dapat menyumbat filter kertas.
Pada mesin drip, kapulaga dan jahe kering menjadi pilihan tepat. Proses seduh yang lebih lama membuat aromanya keluar secara perlahan.
4. Pilih rempah utuh agar aromanya maksimal
Rempah utuh memiliki aroma yang lebih segar dibanding bubuk. Wanginya juga bertahan lebih lama saat diseduh bersama kopi.
Kayu manis sebaiknya digunakan dalam bentuk batang. Bubuk kayu manis bisa membuat hasil seduhan terasa keruh.
Rempah yang baru dihancurkan juga menghasilkan aroma lebih bersih. Rasanya menyatu dengan kopi tanpa terasa berlebihan.
5. Tak semua rempah cocok dengan kopi
Kopi dengan campuran kapulaga Foto: Getty Images/iStockphoto |
Meski banyak rempah bisa digunakan, tidak semuanya cocok untuk kopi. Beberapa justru membuat rasa kopi menjadi kurang seimbang.
Cengkeh sebaiknya dihindari karena aromanya sangat kuat. Rempah ini mudah mendominasi sehingga karakter asli kopi bisa hilang.
Bubuk kayu manis juga kurang disarankan, terutama untuk pour over. Selain berpotensi menyumbat filter, hasil seduhannya bisa terasa keruh dan kurang bersih.
Simak Video "Gulai Kerapu & Sayur Tauco Kok di Nasi Padang?"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN