Lamine Yamal Ungkap Makanan Favorit, Selalu Dimakan Sebelum Bertanding

Lamine Yamal Ungkap Makanan Favorit, Selalu Dimakan Sebelum Bertanding

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Rabu, 15 Jul 2026 13:00 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Quarter Final - Spain v Belgium - Los Angeles Stadium, Inglewood, California, U.S. - July 10, 2026 Spains Lamine Yamal celebrates after the match as Spain qualify for the semi final stage of the World Cup IMAGN IMAGES via Reuters/Gary Vasquez
Foto: IMAGN IMAGES via Reuters/GARY VASQUEZ
Jakarta -

Lamine Yamal cs sukses membawa tim sepak bola Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026. Di luar prestasi ini, sosok Lamine Yamal mencuri perhatian dengan makanan favorit pilihannya.

Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Prancis 2-0 di semifinal (15/2) WIB. Langkah Lamine Yamal cs pun semakin dekat menuju gelar juara dunia.

Dikutip dari detikSport (15/7), Spanyol langsung tampil agresif dengan menguasai jalannya pertandingan sejak peluit awal dibunyikan. Salah satu pemain yang jadi sorotan adalah Lamine Yamal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bintang klub La Liga Barcelona berusia 19 tahun itu juga punya cerita menarik lain di luar lapangan. Menyoal makanan favorit, Lamine Yamal pernah mengungkapnya dalam sebuah wawancara.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Bein Sports (19/7/2025), ternyata Lamine Yamal menyukai makanan tradisional rumahan dari tanah kelahiran ibunya, Guinea Ekuatorial. Ia doyan nasi dengan saus kacang yang juga jadi 'makanan ritual' versinya sebelum bertanding.

"Ibu saya selalu memasaknya untuk saya sebelum saya bermain. Ini adalah hidangan yang memberi saya kekuatan," ujar penyerang timnas sepak bola Spanyol ini.

Lebih dari sekadar tradisi keluarga, hidangan ini kaya akan nilai gizi. Nasi memberikan energi tahan lama berkat karbohidrat kompleksnya, sementara saus berbahan dasar kacang menawarkan lemak sehat, protein nabati, serat, dan mineral penting seperti magnesium dan fosfor.

Paduan nutrisi tersebut dapat mendukung perkembangan otot, pemulihan pasca pertandingan, dan daya tahan Lamine Yamal di lapangan hijau.

Ahli gizi seperti Jaume Giménez dan May Morón juga setuju bahwa hidangan ini sangat cocok untuk atlet dengan performa tinggi seperti Yamal.

Dikutip dari berbagai sumber, chicken with peanut sauce khas Guinea dikenal dikenal dengan nama lokal Poulet aux Arachides (dalam bahasa Prancis) atau Maafe (atau Tiga Degae dalam bahasa lokal).

Hidangan ini adalah sajian nasional Guinea dan negara Afrika Barat lainnya, berupa potongan ayam yang dimasak dalam kuah kental gurih berbumbu kacang dan tomat. Sajiannya mirip stew (semur kental) yang memang cocok dimasak dengan nasi hangat.

(adr/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads