Tinggalkan Karier 23 Tahun, Mantan Polisi Ini Buka Restoran Ayam Goreng

Tinggalkan Karier 23 Tahun, Mantan Polisi Ini Buka Restoran Ayam Goreng

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 13 Jul 2026 18:00 WIB
Mantan Polisi Ini Buka Restoran Ayam Goreng
Foto: The Strait Times
Jakarta -

Usai berprofesi sebagai polisi selama 23 tahun, pria ini sekarang banting setir mendirikan restoran ayam goreng. Begini kisahnya.

Keputusan meninggalkan pekerjaan tetap demi membuka usaha kuliner bukanlah langkah mudah. Hal itulah yang dialami Shahrizan Mohamed Sapri, mantan polisi di Singapura yang mengakhiri kariernya selama 23 tahun untuk mendirikan restoran ayam goreng bernama Foxy's Chikn.

Dilansir dari AsiaOne (13/07/2026), pria 42 tahun itu menginvestasikan tabungan pribadinya sebesar SGD 50.000 (Rp701 juta) untuk membuka restoran ayam goreng berkapasitas 35 kursi di Joo Chiat Road pada April 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, awal perjalanan bisnisnya tidak berjalan mulus. Pada beberapa hari pertama, pendapatan restorannya hanya SGD 50 (Rp 701 ribu) per hari.

Mantan Polisi Ini Buka Restoran Ayam GorengMantan Polisi Ini Buka Restoran Ayam Goreng Foto: The Strait Times

"Saat itu saya benar-benar ingin menangis. Banyak teman dan keluarga mengatakan saya gila karena meninggalkan pekerjaan yang stabil untuk terjun ke bisnis makanan dan minuman, apalagi kondisinya sedang sulit," ujar Shahrizan.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, ia merasa saat itu merupakan kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. Baginya, membuka usaha kuliner tak sekadar mengejar impian, tetapi juga membangun masa depan bagi ketiga anaknya.

Keputusan tersebut juga dipengaruhi pengalaman pahit yang dialami keluarganya. Pada 2019, Shahrizan mengetahui mantan istrinya melakukan kekerasan fisik terhadap kedua putrinya.

Perempuan itu kemudian dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun pada 2021. Setelah bercerai, Shahrizan memperoleh hak asuh penuh atas ketiga anaknya.

Mantan Polisi Ini Buka Restoran Ayam GorengMantan Polisi Ini Buka Restoran Ayam Goreng Foto: The Strait Times

"Ironi dalam hidup saya adalah, sebagai polisi saya melindungi keselamatan masyarakat, tetapi di rumah saya menghadapi persoalan yang sangat berat," katanya.

Kecintaannya pada dunia memasak sebenarnya sudah tumbuh sejak anak pertamanya lahir pada 2011. Ia rutin menyiapkan nasi goreng, makaroni, mie goreng, dan berbagai hidangan lain untuk keluarganya, bahkan setelah pulang bekerja.

Sejak 2013, ia juga memanfaatkan cuti tahunan untuk mengikuti berbagai kursus kuliner guna mengasah kemampuannya.

Mantan Polisi Ini Buka Restoran Ayam GorengMantan Polisi Ini Buka Restoran Ayam Goreng Foto: The Strait Times

Kini, Foxy's Chikn menyajikan ayam goreng bergaya fusion dengan adonan tepung khas Amerika yang dipadukan rempah Asia, seperti jintan dan ketumbar. Ayamnya direndam dalam buttermilk selama satu hari sebelum dibumbui dengan campuran lebih dari 10 jenis rempah.

Meski pendapatan restorannya baru bisa menutupi biaya operasional dan dirinya belum mendapatkan profit, kondisi usaha kulinernya perlahan membaik.

Restoran tersebut mulai memiliki pelanggan tetap serta menerima pesanan perusahaan. "Saya memulai semua ini agar bisa meninggalkan sesuatu untuk anak-anak saya," ujar Shahrizan.



(sob/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads