Seorang pemilik restoran barbecue di Zhengzhou, Provinsi Henan, China, memutuskan memaafkan karyawannya yang tidak sengaja menyebabkan kebakaran besar di tempat usahanya. Begini kisahnya.
Alih-alih menuntut ganti rugi, pemilik restoran justru merobek surat pengakuan utang yang dibuat sang karyawan. Sikap tersebut menuai pujian luas dari netizen dan membuat restoran itu kembali ramai dikunjungi pelanggan.
Dilansir dari South China Morning Post (11/07/2026), pemilik restoran bernama Liang, 45 tahun, selama lebih dari dua dekade berkecimpung di bisnis kuliner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Restoran barbecue miliknya mempekerjakan lebih dari 20 orang, termasuk Liu. Juru masak berusia 27 tahun itu sudah bekerja di restorannya selama tujuh tahun.
Salut! Pemilik Restoran Maafkan Karyawan yang Bikin Usahanya Kebakaran Foto: Douyin |
Kejadian bermula saat kebakaran terjadi ketika pergantian shift kerja. Liu lupa mematikan api kompor di bawah wajan berisi minyak sehingga kobaran api dengan cepat menyebar ke area dapur, gudang, dan ruang makan VIP di restoran itu.
Liu sempat berusaha memadamkan api menggunakan selimut tahan api dan alat pemadam kebakaran. Sementara itu para pelanggan menghubungi petugas darurat dan memindahkan sepeda listrik di sekitar lokasi.
Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, tetapi restoran mengalami kerusakan cukup parah.
Merasa bersalah, Liu kemudian menulis surat pengakuan utang dan menawarkan uang ganti rugi melalui pemotongan gaji sebesar 3.000 yuan (Rp8 juta) setiap bulan.
Namun, Liang memilih merobek surat tersebut. Sambil menepuk bahu karyawannya, ia berkata, "Kita hadapi semuanya bersama-sama."
Liang mengaku tidak tega membebani karyawannya dengan utang yang sangat besar. "Dia dan keluarganya bisa hancur karena utang ini. Karena itu saya memilih menanggung seluruh kerugiannya sendiri," ujar Liang.
Salut! Pemilik Restoran Maafkan Karyawan yang Bikin Usahanya Kebakaran Foto: Douyin |
Keputusan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Para karyawan lainnya ikut mengumpulkan dana, pemilik bangunan memberikan keringanan sewa, perusahaan layanan pesan antar makanan membantu modal awal, sementara tim pengelola properti ikut memperbaiki bangunan restoran.
Restoran itu kini sudah kembali beroperasi dan didatangi pelanggan dari berbagai daerah di China sebagai bentuk dukungan.
Selama restorannya tutup akibat kebakaran, Liang tetap memberikan uang tunjangan kepada seluruh pegawainya sehingga tidak satu pun memilih mengundurkan diri.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN