Aroma Ayam Gorengnya Menganggu, Penjual Ini Didenda Rp 8 Juta!

Aroma Ayam Gorengnya Menganggu, Penjual Ini Didenda Rp 8 Juta!

Atiqa Rana - detikFood
Minggu, 05 Jul 2026 19:00 WIB
ayam goreng
Foto: Getty Images/PJjaruwan
Jakarta -

Seorang penjual ayam goreng rumahan curhat atas kejadian kurang menyenangkan yang dialami. Aroma ayam gorengnya dianggap menganggu, alhasil ia dikenakan denda Rp 8 juta!

Banyak penjual makanan memilih membuka usaha dari rumah saja. Hal ini menawarkan fleskibilitas tinggi, modal awal relatif lebih kecil, dan bisa menekan biaya operasional.

Beberapa penjual makanan rumahan ada yang membuka sedikit area untuk makan langsung di tempat. Namun, sebagian besar usaha rumahan hanya menerima pesan antar makanan online.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun dari segi biaya modal dan operasional lebih murah, masalah lain juga bisa saja muncul. Contoh paling dekatnya yaitu masalah dengan tetangga.

Beberapa tetangga mungkin merasa terganggu dan kurang nyaman karena hal-hal, seperti aroma menyengat, asap pembakaran, limbah buangan, serta kebisingan. Akhirnya menimbulkan perseteruan, sampai salah satu pihak mungkin harus mengalah.

ADVERTISEMENT

Masalah seperti itu dialami oleh seorang penjual ayam goreng rumahan di Malaysia baru-baru ini. Dilansir dari mstar.com.my (4/7/2026), seorang penjual meluapkan rasa gundahnya karena sempat dimintai biaya oleh pihak berkuasa karena menjalani usaha makanan di rumah.

Menurut penjual yang tidak diketahui namanya tersebut, usaha makanannya hanya menerima pesanan online. Jadi, hanya ada sopir ojek online yang datang, tidak ada kehadiran pelanggan.

Ia menjelaskan, "Sopir datang ambil, terus langsung anter."

ayam goreng(Gambar hanya ilustrasi) Penjual ayam goreng ini curhat dikenakan denda 8 juta karena aduan ayam gorengnya tercium ke rumah tetangga. Foto: Getty Images/PJjaruwan

Merasa tidak ada masalah dengan model jualannya, ia terkejut karena di suatu waktu petugas berwenang datang. Menurutnya, petugas berwenang itu datang usai adanya aduan terkait bau ayam goreng jualannya yang masuk ke rumah tetangga.

"Aku dengarkan saja dan berusaha kerjasama," lanjutnya.

Mendengar pengakuan seperti itu, penjual ayam goreng ini tidak percaya atas aduan tersebut.

"Aku berpikir kalau ada aduan bau ayam goreng, terus setiap rumah yang goreng ayam di siang hari bagaimana?" tanyanya bingung.

Ia merasa bau masakan memang akan keluar setiap ada yang memasak. Bedanya cuma karena dia menjual makanan.

Menurutnya kehadiran petugas berwenang baru dikatakan wajar jika sekiranya ada penjual yang menimbulkan gangguan, seperti suara bising, masalah parkir, sampah berserakan, atau kehadiran pelanggan terlalu ramai.

Namun, ia menegaskan jika situasi tersebut sama sekali tidak terjadi di bisnisnya. Sebab, urusan jualan sepenuhnya sudah sesuai dengan standar layanan bisnis.

Atas masalah ini, penjual tersebut pun dikenakan denda sebesar RM 2.000 atau sekitar Rp 8.840.088. Uang denda tersebut ia akui tidak sedikit. Terlebih jika dihitung-hitung, uang denda itu bisa dia pakai untuk beli stok bahan beberapa minggu.

Meski merasa keberatan, penjual ini menerimanya dengan lapang dada.

ayam goreng(Gambar hanya ilustrasi) Padahal menurut penjual, dia sudah berjualan mengikuti etiket bisnis yang ada. Foto: Getty Images/PJjaruwan

"Tapi aku anggap ini sebagai harga dari sebuah pengalaman. Aku tidak menyalahkan siapa-siapa, cuma ingin berbagi pengalaman supaya penjual kecil seperti aku lebih peka," jelasnya.

Unggahan cerita ini menarik perhatian banyak netizen. Beberapa beranggapan mungkin bau ayam goreng tersebut tercium sepanjang hari, sehingga mengganggu tetangga.

Ada juga netizen menyarankan penjual itu untuk bernegosiasi agar uang dendanya bisa dikurangi.

"Kalau saya masak untuk keluarga, goreng ayam, tetangga biasanya mencium bau hanya 10 menit. Kalau sepanjang hari bau memang tidak bakal ada yang tahan," jelas seorang netizen.

Tidak diketahui dengan pasti apakah penjual tersebut akhirnya membayar denda dan lanjut berjualan atau justru menghentikan bisnis rumahannya.



(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads