Daging buah alpukat cepat kecokelatan usai dibuka. Warna cokelat ini bahkan bisa mendominasi permukaan buah. Lantas, apakah alpukat seperti ini aman dimakan?
Alpukat merupakan buah berdaging lembut yang jamak dikonsumsi pelaku hidup sehat dan mereka yang sedang diet. Ini karena alpukat tinggi kandungan protein yang bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
Sayangnya, kualitas alpukat bisa cepat berubah seiring proses penyimpanan dan setelah dikupas. Daging buah alpukat akan cepat berwarna kecokelatan di beberapa spot atau bahkan menyeluruh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan di benak banyak orang. Apakah alpukat yang daging buahnya berwarna kecokelatan masih aman dimakan?
Mengutip Mirror UK (21/6), ahli gizi Destini Moody, memberikan pandangannya. "Banyak orang berasumsi bahwa alpukat sudah busuk begitu berubah warna menjadi cokelat, tetapi itu tidak selalu demikian," katanya.
Moody melanjutkan, "Sebagai ahli gizi, saya dapat menjelaskan kalau begitu alpukat dipotong dan terkena udara, alpukat akan mulai berubah warna menjadi cokelat. Ini adalah proses normal yang disebut oksidasi. Hal yang sama terjadi ketika apel yang sudah diiris dibiarkan di luar ruangan untuk beberapa waktu."
Jika hanya permukaan daging alpukat yang berwarna cokelat, biasanya masih aman dimakan. Kamu hanya perlu menyingkirkan lapisan cokelat tersebut dan memakan sisanya.
"Atau bisa juga mencampur bagian cokelat tersebut dengan daging buah yang masih berwarna hijau. Mungkin tidak terlihat semenarik atau terasa seperti alpukat segar, tetapi perubahan warna menjadi cokelat itu sendiri biasanya bukan masalah keamanan pangan," jelas Moody.
Melissa Jaegar, kepala gizi di My Fitness Pal, menyampaikan pandangan serupa. Ia mengatakan bahwa meskipun mungkin tampak 'mengkhawatirkan', alpukat yang kecokelatan masih aman dikonsumsi.
Menariknya, sebagian besar keengganan mengonsumsi jenis alpukat ini, bersifat psikologis. Sebab kebanyakan orang hanya merasa ada sedikit perbedaan rasa jika mereka tidak melihat perubahan warna pada alpukat.
Hal yang perlu diwaspadai adalah konsumsi alpukat busuk. Tanda-tanda pembusukan meliputi bau tidak sedap, munculnya jamur, terlalu lunak, atau tekstur berlendir. Dalam kasus ini, alpukat harus dibuang, karena makanan busuk dapat menyebabkan penyakit saluran pencernaan.
Lalu jika kamu punya stok alpukat, ada cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesegarannya lebih lama. Coba taruh sisa alpukat di wadah kedap udara, kemudian masukkan kulkas.
Kamu juga bisa menambahkan perasan air lemon atau air jeruk nipis untuk memperlambat proses oksidasi. Jadi permukaan daging buah tidak akan cepat kecokelatan.
Cara lain dengan membuat lapisan pelindung yang efektif. Kamu hanya perlu mengolesi daging buah alpukat dengan minyak zaitun, atau membungkusnya rapat-rapat dengan plastik pembungkus sebelum memasukkannya ke dalam kulkas. Pastikan biji alpukat masih ada.
(adr/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN