Sakit Perut Usai Minum Air Dingin, Bocah 7 Tahun Ini Dilarikan ke ICU!

Sakit Perut Usai Minum Air Dingin, Bocah 7 Tahun Ini Dilarikan ke ICU!

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 17 Jun 2026 19:00 WIB
Manfaat dan efek minum air dingin bagi tubuh
Foto: Getty Images/iStockphoto/
Jakarta -

Kasus mengejutkan menimpa seorang anak laki-laki berusia 7 tahun. Usai bocah tersebut minum minuman dingin, ia mengeluh sakit perut dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Kenapa ya?

Saat cuaca panas, banyak orang mencari minuman dingin yang mampu memberikan sensasi menyegarkan secara instan. Minum air es atau minuman dingin juga diserap perut lebih cepat daripada air suhu ruangan, menghasilkan rehidrasi lebih cepat.

Meskipun begitu, beberapa hal perlu diperhatikan ketika kamu hendak minum minuman dingin saat cuaca panas. Pasalnya, bisa jadi minuman tersebut justru membawa petaka, seperti yang dialami oleh anak laki-laki di China ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bocah asal provinsi Henan itu menjadi sorotan usai dirawat di Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Zhengzhou.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, anak itu diketahui sedang bermain di luar saat cuaca panas. Ia menangis dan meminta segelas minuman Cola dingin.

Tidak berhenti di situ, bocah tersebut juga meminta secangkir teh susu dingin. Usai meminum minuman dingin, bocah anonim ini diketahui mengalami gejala sakit perut dan muntah-muntah.

Coca-colaMinuman cola menjadi salah satu yang diminum anak kecil ini. Foto: Foto: Rocketnews24

Akibatnya, ia dilarikan ke Unit Perawatan Intensif (ICU) dan menyebabkan dirinya perlu dirawat, lapor South China Morning Post (15/6).

Huo Yufeng, dokter di rumah sakit tersebut mengungkap bahwa anak kecil ini juga mengalami nekrosis serius, atau kematian sel dan jaringan hidup di ususnya.

Menurut dokter Huo, penyebabnya karena anak kecil ini terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda dingin dan minuman manis.

Akibat insiden ini, para ahli medis menyarankan anak-anak terutama yang berusia di bawah tiga tahun untuk menghindari minum air es dalam jumlah banyak secara tiba-tiba, khususnya saat cuaca panas. Hal ini disebabkan karena usus anak-anak belum berkembang sempurna, sehingga lebih rapuh.

Boba milk teaSelain cola, anak kecil itu juga minum es teh susu. Foto: iStock

Para ahli juga menyarankan lansia dengan fungsi usus yang memburuk untuk tidak terlalu banyak minum air es karena dapat menyebabkan penyakit gastroentestinal dan kardiovaskular.

Bahkan, ada kepercayaan yang meluas di kalangan wanita China bahwa mereka harus menghindari minum air es selama menstruasi.

Disarankan agar orang dewasa tidak mengonsumsi lebih dari 500ml minuman dingin. Bagi anak-anak dan lansia jumlah asupan minuman dinginnya juga harus dikurangi setengahnya.

Minuman dingin juga sebaiknya dikonsumsi satu hingga dua jam setelah makan, dan perlu dihindari saat perut kosong atau setelah berolahraga.

Menghindari minum minuman dingin saat cuaca panas juga dianjurkan karena perubahan suhu drastis memang bisa menyebabkan kontraksi pada saluran pernapasan dan pencernaan, memicu iritasi tenggorokan, serta mengganggu sistem kekebalan tubuh.



(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads