Anjlok! Harga Durian Black Thorn Malaysia Kini Mulai Rp 50 Ribuan

Anjlok! Harga Durian Black Thorn Malaysia Kini Mulai Rp 50 Ribuan

Riska Fitria - detikFood
Rabu, 17 Jun 2026 15:00 WIB
Langka di Pasaran, Harga Manggis Kini Lebih Mahal dari Durian
Foto: Ilustrasi iStock
Jakarta -

Harga durian di Malaysia turun drastis akibat pasokan melimpah saat musim panen. Black Thorn kini dijual mulai Rp 50 ribuan, sementara harga Musang King ikut merosot.

Musim panen raya membuat harga durian di Malaysia anjlok dalam beberapa pekan terakhir. Berbagai varietas favorit, mulai dari Black Thorn hingga Musang King, kini ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau.

Dilansir dari Guangming Daily (15/7), penurunan harga terjadi karena banyak pohon durian memasuki masa panen secara bersamaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fenomena gugur buah dalam jumlah besar terjadi di berbagai wilayah sehingga pasokan durian di pasaran meningkat tajam.

Situasi tersebut membuat para pedagang harus menyesuaikan harga agar stok durian dapat segera terjual. Salah satu varietas yang mengalami penurunan harga cukup signifikan adalah Black Thorn.

ADVERTISEMENT
Durian Musang KingDurian Musang King Foto: Ilustrasi iStock/

Durian premium yang dikenal memiliki rasa manis pekat dan tekstur lembut ini bahkan disebut mencapai harga terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Selain Black Thorn, harga Musang King atau Mao Shan Wang serta beberapa varietas lainnya juga ikut turun.

Pemilik gerai 668 Durian King di Sanbaya, Kedah Selatan, Lai Jingqun, mengungkapkan bahwa saat ini Black Thorn dijual dengan harga sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 212 ribu tergantung ukuran buah.

Menurutnya, harga durian tahun ini turun sekitar 20% hingga 30% dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Penurunan tersebut tergolong jarang terjadi mengingat durian premium biasanya memiliki harga yang relatif stabil dan cenderung tinggi.

"Harga durian secara keseluruhan turun sekitar 20% hingga 30% dibandingkan tahun lalu. Ini termasuk harga yang cukup rendah dan jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir," katanya.

Turunnya harga durian dipengaruhi oleh meningkatnya volume panen dari berbagai daerah penghasil di Malaysia yang memasuki musim puncak secara bersamaan.

Wisata durian di lereng Gunung BromoIlustrasi durian. Foto: M Rofiq/detikJatim

Ketika pasokan melimpah sementara permintaan tidak meningkat dalam jumlah yang sama, harga jual pun ikut terkoreksi.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa minggu ke depan. Seiring semakin banyaknya durian dari berbagai wilayah yang masuk ke pasar, harga diprediksi kembali turun sekitar 10 persen.

Artinya, para penggemar durian berpeluang mendapatkan varietas premium seperti Black Thorn dan Musang King dengan harga yang lebih murah dibandingkan biasanya.

Bagi pencinta durian, momen ini menjadi kesempatan langka untuk menikmati durian premium tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Sementara bagi pedagang, melimpahnya pasokan membuat mereka harus bersaing menawarkan harga yang lebih menarik demi menjaga penjualan tetap bergerak selama musim panen berlangsung.



(raf/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads