Selain Pallubasa Serigala, 10 Makanan Khas Makassar Ini Bikin Kangen!

Selain Pallubasa Serigala, 10 Makanan Khas Makassar Ini Bikin Kangen!

Osmawanti Panggalo - detikFood
Senin, 15 Jun 2026 11:00 WIB
Konro Karebosi
Foto: dok. detikFood
Makassar -

Foodies bisa puaskan selera saat kulineran di Makassar. Berbagai hidangan khas bisa dicicipi di sini, dari pallubasa, mie titi, hingga gogoso yang bikin ketagihan!

Saat jalan-jalan ke Makassar, kamu bisa mencicipi berbagai makanan tradisional khas Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ini. Mulai dari makanan berat hingga kue tradisional, semuanya layak dicoba.

Makanan khas Makassar identik dengan cita rasa yang kuat seperti coto Makassar dan pallubasa yang sudah sangat ikonik. Selain keduanya, masih banyak makanan khas Makassar lain yang tak kalah lezat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

10 Makanan Khas Makassar yang Selalu Bikin Kangen


1. Coto Makassar

Menyebut makanan khas Makassar pastinya tak bisa meninggalkan coto. Umumnya berbahan dasar daging dan jeroan sapi.

Coto Makassar telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada pada tahun 2015. Hidangan ini konon sudah ada sejak zaman Kerajaan Gowa, diperkirakan sejak abad ke-16.

ADVERTISEMENT

Coto Makassar menggunakan banyak rempah sehingga menghasilkan makanan bercita rasa kompleks. Konon coto Makassar dibuat dengan menggunakan 40 jenis rempah yang disebut Rampah Patang Pulo.

Berdasarkan catatan sejarah, coto Makassar awalnya hanya makanan yang diperuntukkan bagi rakyat jelata. Namun kini coto Makassar telah menjadi ikon kuliner bagi Kota Makassar bahkan Sulsel dan dapat dinikmati oleh semua orang.

Jika ingin mencicipi hidangan ini, ada beberapa warung coto Makassar yang bisa menjadi pilihan yakni Coto Nusantara, Aroma Coto Gagak, dan Coto Ranggong.

2. Sop Konro

Sop konro juga merupakan makanan yang sangat populer di kalangan warga Makassar. Hidangan satu ini berupa sup iga sapi dengan kuah berwarna coklat kehitaman.

Keunikan sop konro terletak pada kuahnya yang gurih, sedikit manis, dengan sentuhan pedas dan asam segar yang membuat cita rasanya begitu kaya. Iga sapi yang dimasak lama hingga empuk semakin menambah kenikmatan hidangan ini. Biasanya, sop konro disantap bersama burasa atau ketupat sebagai pelengkap.

Bagi kamu yang ingin mencicipi hidangan ini, ada beberapa warung yang bisa menjadi pilihan antara lain Warung Sop Konro H. Ronny, Sop Konro Bawakaraeng, dan Sop Konro Sulawesi.

3. Pallubasa

Hanya Jual Satu Menu, Pallubasa Serigala Tetap Digemari Sejak 1987Foto: Diah Afrilian/detikcom

Pallubasa sekilas mirip coto Makassar, tetapi pallubasa punya ciri khas tambahan berupa taburan kelapa parut yang sudah disangrai. Kelapa inilah yang memberi aroma harum dan rasa gurih yang unik pada kuahnya.

Kuah pallubasa biasanya lebih kental, dengan campuran jeroan sapi atau kerbau yang dimasak perlahan hingga empuk. Saat disajikan, pallubasa sering ditambahkan kuning telur mentah di atas kuah panas, sehingga menambah rasa gurih dan tekstur lembut ketika diaduk.

Kalau mau mencicipi makanan ini, ada beberapa tempat makan yang bisa menjadi pilihan, seperti Pallubasa Serigala dan Pallubasa Onta.

4. Pallumara

Pallumara adalah sajian ikan berkuah kuning dengan cita rasa asam pedas yang menyegarkan. Hidangan ini biasanya menggunakan ikan tongkol, bandeng, atau ikan laut segar lainnya.

Kuahnya dibuat dari bumbu dasar kuning dengan kunyit, cabai, asam jawa, dan rempah lain yang membuatnya terasa segar sekaligus pedas. Pallumara sering disajikan di rumah makan khas Makassar maupun saat acara keluarga. Hidangan ini paling pas disantap bersama nasi putih hangat dan sambal terasi.

5. Mie Titi

Mie titi adalah sajian mi kuning kering khas Makassar yang disiram dengan kuah kental campuran tepung kanji. Kuahnya dibuat dari campuran kaldu yang kental dengan bumbu-bumbu seperti bawang putih, merica, dan kecap asin.

Proses pembuatannya memerlukan keahlian khusus, terutama dalam menggoreng mie hingga kering dan renyah tanpa gosong. Sayuran seperti sawi hijau, wortel, dan jamur ditambahkan untuk menambah nutrisi dan teksturnya.

6. Jalangkote

Jalangkote adalah kudapan gurih berbentuk setengah lingkaran dengan isian yang khas. Kulit tipis dan renyahnya terbuat dari tepung terigu yang diuleni dengan telur, mentega, dan garam hingga kalis, kemudian dibentuk dan diisi dengan campuran sayuran dan protein.

Keistimewaan Jalangkote terletak pada isiannya yang terdiri dari wortel, kentang, bihun, telur rebus, dan kadang ditambah ayam cincang. Semua bahan ini dibumbui dengan rempah-rempah seperti merica, bawang putih, dan daun bawang yang memberikan rasa gurih dan aroma yang menggugah selera.

Jika ingin mencicipi jajanan ini dapat mengunjungi toko yang jalangkote yang terkenal yakni Jalangkote & Lumpia Lasinrang serta Jalangkote Salahutu.

7. Pisang Ijo

Serupa tapi Tak Sama, Ini 5 Perbedaan Es Pisang Ijo dan Pallu ButungFoto: Getty Images/ary pranggawan

Pisang ijo adalah dessert legendaris Makassar yang terbuat dari pisang raja yang dibungkus dengan adonan tepung berwarna hijau. Warna hijau alami didapatkan dari jus daun suji dan daun pandan yang dicampur dengan tepung beras, tepung terigu, dan santan.

Proses pembuatannya cukup unik, pisang raja yang sudah matang dibungkus dengan adonan tepung hijau, kemudian dikukus hingga matang.

Setelah matang, pisang ijo dipotong dan disajikan dengan saus berbahan dasar santan dan sirup merah, serta es serut. Hidangan ini paling pas disantap saat cuaca terik karena rasanya yang segar.

8. Es Palu Butung

Es Palu Butung adalah dessert tradisional yang menyegarkan dengan bahan dasar pisang raja. Hidangan ini terdiri dari pisang yang dimasak dengan campuran tepung beras, santan, gula pasir, dan diberi sentuhan aroma dari daun pandan dan vanili.

Pembuatannya dimulai dengan memasak pisang dalam campuran santan dan gula hingga lunak. Setelah matang, pisang dihaluskan dan dicampur dengan adonan tepung beras yang telah dimasak kental. Hidangan ini kemudian disajikan dengan es serut dan siraman sirup merah atau sirup cocopandan.

9. Gogoso

Gogoso adalah salah satu makanan khas Makassar yang terbuat dari beras ketan yang dibungkus daun pisang lalu dibakar hingga matang. Bentuknya mirip lemper, tapi rasanya berbeda karena proses pemanggangan memberikan aroma khas daun pisang yang terbakar.

Isian yang digunakan biasanya berupa daging ikan tongkol yang dicampur kelapa sangrai dan dibumbui oleh bumbu khas Makassar. Tak jarang pula ada yang mengganti isinya dengan daging ayam atau abon.

Biasanya gogoso disajikan dengan telur asin atau ikan asin sebagai pelengkap, sehingga menghadirkan kombinasi rasa gurih. Makanan ini sering dijadikan bekal perjalanan, hidangan saat acara adat, maupun kudapan khas pada momen tertentu seperti bulan ramadan.

10. Barongko

Barongko adalah kue tradisional khas Makassar yang terbuat dari pisang yang dihaluskan, kemudian dicampur dengan santan, telur, dan gula. Adonan tersebut dibungkus dengan daun pisang, lalu dikukus hingga matang. Teksturnya lembut dengan rasa manis gurih yang khas, membuatnya disukai berbagai kalangan.

Kue ini biasanya disajikan dalam keadaan dingin setelah dikeluarkan dari kukusan, sehingga terasa lebih segar. Dahulu, barongko dikenal sebagai hidangan istimewa yang hanya disajikan untuk para bangsawan Bugis-Makassar, tapi kini bisa dinikmati siapa saja, baik di acara adat, hajatan, maupun sebagai kudapan sehari-hari.

(adr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads