Nekat Tuang Sabun di Resto Sushi, TikTokter Ini Dilaporkan ke Polisi!

Nekat Tuang Sabun di Resto Sushi, TikTokter Ini Dilaporkan ke Polisi!

Diah Afrilian - detikFood
Jumat, 05 Jun 2026 17:30 WIB
Conveyor Belt Sushi Jadi Tren, Ini Sosok Chef Pencetusnya
Foto: Getty Images/golfcphoto
Jakarta -

Demi konten viral, seorang pelanggan nekat melakukan hal ini di restoran sushi. Tak disangka ia justru harus berurusan dengan polisi.

Akhir-akhir ini banyak pengguna media sosial yang tak sekadar menikmati konten, tapi juga berusaha menuai atensi lewat kontennya.

Bahkan aksi nyeleneh nekat dilakukan demi mendapat penonton semata. Tak jarang konten kreator ini justru terlibat masalah serius setelah berusaha viral.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Japan Times, (1/6/2026), sebuah restoran sushi di Jepang menyeret salah stau pelanggannya ke jalur hukum. Restoran tersebut bernama Hama Sushi yang jejaringnya populer di Jepang.

ADVERTISEMENT
Nekat Tuang Sabun di Resto Sushi, TikTokter Ini Dilaporkan ke Polisi!Sebuah restoran sushi dibuat heboh gegara ada pelanggan yang menuangkan sabun cuci piring ke atas conveyor belt. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nayomiee

Hama Sushi melaporkan salah satu pengunjungnya atas aksi tak pantas yang dilakukan ketika makan di restoran. Aksi tersebut bahkan direkam dan diunggah hingga berujung viral.

Dalam video unggahan yang dimaksud, seorang pelanggan terlihat sengaja menuang cairan pencuci piring. Pelaku menuangkannya langsung dari botol ke atas conveyor belt tempat sushi diantarkan ke meja-meja pelanggan.

Pelaku diketahui, ia merupakan pengguna TikTok dengan 12.000 pengikut (follower). Dalam beberapa konten terdahulunya, ia juga kerap membuat aksi-aksi nyeleneh yang dianggapnya sebagai tren 'ragebait' atau provokatif dengan sengaja.

Video aslinya kini memang telah dihapus, tetapi tidak menyurutkan pihak Hama Sushi untuk tetap melanjutkan laporannya. Aksi seperti ini telah lama dikenal dengan 'sushi terrorism.'

French police secure the access to the Bir-Hakeim bridge after a security incident in Paris, France, on December 3, 2023. (File photo: Reuters)Untuk menyelesaikan kasusnya, pihak restoran memilih melibatkan kepolisian. Foto: dok. Reuters

Hal serupa bukan satu atau dua kali saja terjadi. Salah satu kejadian terparah sebelumnya pernah dilakukan seorang murid sekolah menengah pada 2003.

Dalam video yang beredar saat itu, seorang murid yang makan di Sushiro merekam dirinya menjilat botol soy sauce sebagai saus pelengkap sushi.

Setelah kasus ini heboh, pelanggan Hama Sushi tersebut akhirnya muncul ke permukaan. Ia menyampaikan permintaan maaf dan mengakui aksinya memang tak pantas dilakukan.

"Saya ingin meminta maaf kepada seluruh pekerja dan semua orang yang bekerja di Hama Sushi. Saya tidak mengetahui mengapa saya melakukan itu. Itu sangat bodoh," ungkapnya menyesal.

Pihak Hama Sushi pun menanggapi permintaan maafnya. Keputusan perusahaan tetap bulat, polisi akan dilibatkan untuk menyelesaikan masalah tersebut.



(dfl/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads