Tak kalah populer dengan minuman kekinian di kafe, jamu godok tradisional ini justru diantre banyak warga Bandung. Setiap jamu memiliki racikan rempah yang khas lho.
Suasana Jalan Kuningan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung cukup ramai. Banyak warga yang sedang berwisata kuliner di tenda hingga gerobak UMKM yang ada di jalan itu.
Dari sekian banyak UMKM, ada satu gerobak yang mencuri perhatian detikJabar, yakni gerobak Jamu Godok Barokah yang mangkal di depan bangunan No. 18. Meski yang dijual merupakan produk jamu, banyak warga yang antre menunggu giliran untuk mendapatkan jamu di gerobak itu. Mereka ada yang duduk mencicipi jamu di tempat, ada juga yang membeli untuk dibungkus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jamu yang dijajakan di tempat ini disajikan secara dadakan. Saat melihat proses pembuatannya, ada yang sibuk memarut kunyit, ada yang menumbuk lengkuas, ada juga yang memeras jeruk nipis.
detikJabar juga berkesempatan berbincang dengan Rafli, penjual jamu ini. Jamu Godok Barokah sudah ada sejak Agustus tahun 2025 lalu dan menu yang disajikan ada 16 jenis. Menurutnya, ada belasan rempah yang dijajakan untuk jamu yang dijual kepada pelanggan. "Belasan rempah, paling langka itu temu kunci," katanya.
Jamu Godok Barokah yang minuman yang banyak dicari di Antapani, Bandung Foto: Wisma Putra/detikJabar |
Temu kunci, menurutnya, adalah salah satu rempah yang jarang ditemukan, tapi keberadaannya masih ada di wilayah Jawa Barat. detikJabar juga berkesempatan mencicipi salah satu jamu yang dijual, yakni menu jamu pria perkasa. Rasanya keset tapi segar karena jeruk nipis yang dicampurkan. Untuk yang tidak suka anyir, direkomendasikan tidak menambah telur ayam kampung.
"Bahan bakunya kunyit, jahe, serai, lengkuas, kayu manis, pinang dan jeruk nipis. Jamu pria perkasa khasiatnya untuk menambah stamina, kuat seperti Superman," katanya.
Rafli menyebut pembuatan jamu ini dilakukan oleh 3-4 orang yang berbagi tugas. Ia mengaku kerap kelabakan jika sedang banyak pembeli. "Kelabakan, biasanya kita parut dan tumbuk rempahnya duluan, kalau banyak yang pesan harus parut dan tumbuk dadakan," tuturnya.
Obat Alternatif
Jamu Godok Barokah yang minuman yang banyak dicari di Antapani, BandungJamu Godok Barokah yang minuman yang banyak dicari di Antapani, Bandung Foto: Wisma Putra/detikJabar
Dudung (54), salah satu pembeli jamu di tempat ini mengaku, dia mengonsumsi jamu untuk mengobati sakit sendi yang dideritanya. "Enak pakai jamu, ini herbal, daripada pakai obat kimia, efek sampingnya bahaya," ujar Dudung.
Dudung yang merupakan warga Antapani mengaku sudah berlangganan membeli jamu di tempat ini. "Udah langganan, selain itu kalah pegal, batuk, flu, sakit tenggorokan, juga suka ke sini," tambahnya.
Jamu Godok Barokah yang minuman yang banyak dicari di Antapani, Bandung Foto: Wisma Putra/detikJabar |
Sama dengan Dudung, Wiwin (34), pembeli lainnya mengaku membeli jamu di tempat ini karena sedang nyeri haid. "Lagi nyeri haid, kalau lagi sakit gini reda ya suka sama jamu," ujar Wiwin.
Wiwin juga mengaku bahwa dirinya sudah berlangganan. "Sering beli ke sini, tidak hanya sakit haid saja, pegel-pegel juga, enak aja kalau pakai jamu," tambahnya.
Jamu Godok Barokah menyediakan berbagai macam pilihan varian jamu tradisional dan minuman hangat yang terdiri dari jamu dengan khasiat menambah stamina, detox/cuci perut, nyeri sendi, haid/kesuburan, kanker, asam lambung, maag, capek/pegal-pegal, lendir/tenggorokan, wedang jahe, ambeien/wasir, beras kencur, asam urat/varises, pria perkasa, kebas, dan kolesterol.
Untuk harga cukup terjangkau, mulai dari Rp10-15 ribu dan tambah Rp5 ribu jika memakai telur ayam kampung yang disediakan di tempat ini. Untuk waktu operasional, mereka berjualan dari Senin-Kamis dan Sabtu-Minggu, sementara untuk hari Jumat tutup.
Artikel ini sudah tayang di detikjabar dengan judul "Wisata Kuliner Sehat di Antapani Bandung, Jamu Godoknya Bikin Nagih"



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN