Wanita ini merasa dipermalukan oleh sang suami karena dianggap makan terlalu banyak setelah melahirkan. Curhatannya pun viral di media sosial.
Lewat Threads, wanita itu mengungkap perasaannya. Unggahannya juga memicu banyak respons dari netizen yang menyoroti pentingnya dukungan keluarga bagi ibu menyusui.
Menurut laporan China Press yang dikutip WeirdKaya (02/06/2026), wanita tersebut mengaku nafsu makannya meningkat setelah melahirkan dan mulai menyusui bayinya. Kondisi itu, menurutnya, merupakan hal yang umum dialami banyak ibu menyusui karena tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk memproduksi ASI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, alih-alih mendapat pengertian, ia mengaku justru menerima komentar yang menyakitkan dari suaminya. Peristiwa itu terjadi ketika ia sedang menasihati seorang teman yang makan terlalu sedikit.
Curhat Ibu Menyusui Viral, Suaminya Sindir soal Porsi Makan Banyak Foto: Ilustrasi iStock |
"Saya bertanya kepada teman saya mengapa dia makan sangat sedikit. Namun suami saya malah berkata, 'Dia tidak seperti kamu yang nafsu makannya besar'," tulis perempuan tersebut dalam unggahannya.
Ia menjelaskan bahwa selama masa menyusui dirinya hanya makan dua kali sehari. Meski begitu, suaminya tetap menganggap porsi makannya berlebihan. Wanita yang tak disebutkan namanya itu juga mengungkapkan pengalaman lain yang membuatnya kecewa selama masa pemulihan pascamelahirkan.
Menurut pengakuannya, saat menjalani masa nifas setelah melahirkan atau confinement, sang suami hanya memberinya satu butir telur untuk dikonsumsi. Ia merasa kurang mendapatkan perhatian dan dukungan yang seharusnya diterima ibu setelah melahirkan.
Rasa kecewa tersebut akhirnya memuncak setelah mendengar komentar suaminya. Dalam kondisi emosi, ia mengaku sempat membuang ASI perah yang sudah dipersiapkan untuk bayinya dan meminta suaminya membeli susu formula sebagai pengganti.
Curhat Ibu Menyusui Viral, Suaminya Sindir soal Porsi Makan Banyak Foto: Ilustrasi iStock |
Meski demikian, perempuan tersebut mengaku menyesali tindakannya. Ia menyadari bahwa bayinya tidak bersalah dan seharusnya tidak terkena dampak dari konflik yang terjadi antara dirinya dan sang suami.
Melalui unggahannya, ia juga mengingatkan wanita lain agar berhati-hati dalam memilih pasangan hidup. Menurutnya, kondisi menjadi ibu rumah tangga tanpa penghasilan membuat dirinya merasa semakin rentan ketika tidak mendapatkan dukungan dari pasangan.
Unggahan tersebut menuai banyak simpati dari netizen. Sejumlah netizen menyarankan agar ia mencari dukungan dari keluarga maupun teman dekat.
Tak sedikit pula yang mengingatkan para suami untuk lebih memahami kebutuhan istri setelah melahirkan, termasuk perubahan pola makan yang dapat terjadi selama masa menyusui.
(sob/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN