Kembali terjadi insiden pelanggan kabur dari restoran. Baru-baru ini seorang wanita menolak bayar tagihan sepenuhnya karena merasa pesanan minumannya tak sesuai standar.
Insiden pelanggan kabur dari restoran tanpa bayar tagihan makan memang sedang marak terjadi. Beberapa pelanggan mungkin melakukan hal tersebut karena ketidaksengajaan. Namun, banyak juga yang kabur dengan unsur kesengajaan.
Parahnya lagi, beberapa pelanggan kabur dengan rencana yang sudah mereka buat dari awal. Misalnya dengan berpura-pura memasukkan benda asing di makanan, sehingga restoran merasa bersalah dan memberi gratis makanan tersebut.
Ada juga yang menolak membayar tagihan sepenuhnya karena merasa makanannya tidak sesuai standar pribadi. Kondisi seperti ini yang belum lama terjadi di sebuah restoran di Phuket, Thailand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari The Thaiger (25/5), insiden tersebut terjadi di restoran New Break Taek daerah Chalong, Phuket pada 23 Mei lalu. Dilihat dari unggahan rekaman yang beredar, seorang turis wanita sempat mengunjungi restoran tersebut bersama putrinya. Lalu ada satu orang perempuan lagi yang diyakini sebagai pengasuh putrinya.
Tetapi hal mengganjal terjadi karena wanita itu dilaporkan meninggalkan restoran dengan menolak membayar seluruh tagihannya. Pelanggan wanita ini pergi dari restoran tanpa membayar biaya pesanan minumannya sebesar 80 baht (Rp 43.639).
Pelanggan itu merasa sate udang yang ia pesan tidak enak dan smoothie stroberinya tidak sesuai ekspektasi. Foto: Workpoint News |
Dua karyawan restoran kemudian mengungkap kepada media Thailand dan menjelaskan situasi yang terjadi saat itu.
Menurut staff, pelanggan ini awalnya memesan hidangan sate udang dan smoothie nanas. Kemudian kembali memesan smoothie stroberi tanpa gula.
Setelah makanan dan minuman disajikan dan pelanggan selesai menyantapnya, staf memberikan total tagihan yang harus dibayarkan, sebesar 455 baht atau sekitar Rp 248.204.
Tetapi staff restoran mengungkap pelanggan tersebut menolak membayar tagihan. Alasannya karena porsi sate udangnya terlalu kecil. Pelanggan juga mengeluhkan rasa smoothies stroberi yang tidak sesuai dengan ekspektasinya.
Staff restoran sempat meminta maaf dan menawarkan untuk membuat ulang minuman tersebut sesuai selera pelanggan, tetapi pelanggan menolak tawaran ini.
Setelah diskusi lebih lanjut, pelanggan akhirnya hanya setuju membayar sate udang dan smoothies nanas yang jika ditotal harganya 375 baht (Rp 204.562). Tetapi pelanggan itu menolak membayar minuman stroberinya dan berujung meninggalkan restoran tanpa membayar tagihan sepenuhnya.
Kecewa dengan pesanannya, turis tersebut berujung tolak membyar tagihan makan sepenuhnya. Foto: Workpoint News |
Menghadapi urusan seperti ini, staff restoran awalnya berpikir kalau mereka harus menanggung biaya 80 baht dari tagihan yang tidak dibayar pelanggan pakai uang pribadi.
Namun, pemilik restoran kemudian meninjau kembali rekaman CCTV dan memutuskan bahwa pemilik yang akan bertanggung jawab penuh atas biaya tersebut.
Para staff mendesak restoran lain di Phuket untuk selalu berhati-hati saat melayani pelanggan, terutama wisatawan asing.
Staff restoran ini juga mengungkap restoran tersebut sudah beroperasi selama lebih dari 20 tahun. Tetapi ini pertama kalinya mereka mengalami perselisihan seperti ini.
(aqr/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN